Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jakarta di Ambang Pilihan: Simbol, Tarif, dan Transparansi yang Masih Menggantung

by Visioner Indonesia
September 6, 2025
in Politik
Reading Time: 2min read
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, 6 September 2025 – Jakarta tengah berambisi menjadi kota global. Di bawah Gubernur Pramono Anung, berbagai kebijakan terlihat ciamik di media, tetapi menimbulkan tanda tanya di lapangan. Ambisi kota global ternyata berwujud foto-foto pejabat dan proyek ikonik, sementara warga menanggung beban nyata.

Kenaikan tarif parkir dan rencana Electronic Road Pricing (ERP) jadi sorotan utama. Pemerintah menekankan ini untuk mengurangi kendaraan pribadi, tapi kenyataan tarif Rp 5.000 per jam membebani masyarakat menengah. Transportasi publik yang seharusnya jadi kompensasi belum jelas kualitas dan jangkauannya.

Renovasi Pasar Baru menjadi simbol lain dari ambisi ambisius itu. Proyek menggunakan dana CSR dan kompensasi KLB, bukan APBD. Gubernur menyatakan anggaran publik aman, tapi publik menuntut keterbukaan dan akses data penggunaan dana.

Beberapa langkah simbolik ikut mewarnai, termasuk kewajiban pejabat mengenakan busana Betawi. “Ini lebih cocok untuk foto eksklusif ketimbang strategi budaya yang berdampak nyata,” kata Fuadul Aufa, Salah satu Presidium JagaJakarta kepada awak media, Sabtu (6/9).

BUMD DKI tak luput dari sorotan. Masih banyak keluhan soal pengelolaan dan transparansi. DPRD menegaskan akan menindaklanjuti, namun warga mempertanyakan apakah pemerintah provinsi memiliki komitmen nyata untuk reformasi internal BUMD.

Ambisi Jakarta masuk 20 besar kota global 2025 juga mengundang kritik. Pakar menilai target ambisius tak relevan tanpa perbaikan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan warga. “Ambisi global Jakarta akan sia-sia tanpa perbaikan struktural nyata,” kritik Fuadul.

Kebijakan simbolik, seperti proyek estetis dan foto-foto pejabat, dinilai menutupi persoalan riil. Publik menyoroti bahwa citra kota global lebih diutamakan daripada substansi kesejahteraan. “Langkah-langkah kelas foto hanya menutupi masalah riil di lapangan,” tambah Fuadul.

Transparansi anggaran menjadi isu penting. Warga menuntut laporan terbuka terkait proyek besar, kenaikan tarif, dan target global. Kekhawatiran bahwa kebijakan strategis dibuat tanpa konsultasi publik semakin meluas.

Presidium JagaJakarta menegaskan perlunya kebijakan yang berpihak pada rakyat, bukan sekadar estetika. “Kebijakan yang hanya kosmetik akan gagal membawa perubahan nyata,” tegas Fuadul di akhir kalimat.

Publik kini menanti tindakan nyata dari Gubernur Pramono Anung. Apakah Jakarta akan benar-benar menata diri sebagai kota global yang memberi manfaat pada warganya, atau tetap menjadi panggung foto dan janji manis? Mata warga tetap terbuka, sambil mengawasi setiap kebijakan simbolik yang belum terbukti hasilnya.

Previous Post

Pimpin IKA UICI, Aru Prayogi Tekankan Ini Jadi Wadah Pengabdian Kepada Masyakarat

Next Post

SPBU Aman, Cashback Melimpah: Pertamina Bikin Publik Sumringah di Hari Pelanggan Nasional

Related Posts

HUKUM

PPMJ Desak Klarifikasi Terbuka Ketua Umum DPP Hanura atas Dugaan Fasilitas Jet Pribadi kepada Menteri Agama

Februari 24, 2026
Luar Negeri

Pujian Trump dan Ujian Prabowo: Ketika Dunia Mulai Mendengar Indonesia

Oktober 26, 2025
Politik

Primus Yustisio Tegaskan Komitmen Jaga NKRI di Desa Sibanteng

Mei 16, 2025
Politik

Pasha Ungu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Duri Kosambi, Jakarta Barat

April 29, 2025
SEHATI Indonesia Kembali Menggelar Bakti Sosial Disambut Antusias Masyarakat
Daerah

SEHATI Indonesia Kembali Menggelar Bakti Sosial Disambut Antusias Masyarakat

Juni 15, 2022
Sambut Ramadhan, Golkar Depok Santuni 5000 Yatim
Politik

Sambut Ramadhan, Golkar Depok Santuni 5000 Yatim

Mei 9, 2018

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

TERPOPULER

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved