Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pasha Ungu Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Duri Kosambi, Jakarta Barat

by Visioner Indonesia
April 29, 2025
in Politik
Reading Time: 2min read
Foto. Anggota DPR RI Pasha Ungu

Jakarta Barat, Visioner – Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Sigit Purnomo Said atau yang lebih dikenal dengan nama Pasha Ungu, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Jumat (25/4).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan ketua RW dan RT se-Duri Kosambi yang berperan penting sebagai ujung tombak dalam menjaga ketertiban, kerukunan, dan keharmonisan sosial di lingkungan masyarakat. Duri Kosambi sendiri merupakan bagian dari Daerah Pemilihan (Dapil) III DKI Jakarta, wilayah yang menjadi salah satu fokus kerja Pasha Ungu sebagai wakil rakyat.

Dalam pemaparannya, Pasha menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan pada Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Pasha mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para ketua RW dan RT, untuk menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa membangun kesadaran berbangsa dan bernegara harus dimulai dari komunitas terkecil, yakni lingkungan sekitar.

“Duri Kosambi, Jakarta Barat, Dapil III DKI Jakarta ini adalah rumah kita bersama. Saya percaya, jika RW dan RT bersatu dalam semangat Empat Pilar, maka kita bisa menciptakan lingkungan yang harmonis, toleran, dan saling menghargai,” ujar Pasha di hadapan peserta yang hadir.

Sesi diskusi berlangsung aktif dan dinamis, di mana para peserta menyampaikan pandangan, pengalaman, serta pertanyaan mengenai penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di tengah tantangan sosial perkotaan dan globalisasi. Antusiasme tinggi dari peserta menunjukkan bahwa semangat menjaga keutuhan bangsa tetap terjaga di akar rumput.

Kegiatan ini merupakan bagian dari amanat konstitusi yang dijalankan setiap anggota MPR RI untuk terus menggelorakan semangat kebangsaan di berbagai lapisan masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Previous Post

Dedi Mulyadi dan Aura, Nalar Keadilan Tanpa Empati

Next Post

Masyarakat Bangga Kinerja Polri Berantas Judol

Related Posts

RAPBN 2027: Anggaran Kejaksaan Agung Naik 6%
Politik

RAPBN 2027: Anggaran Kejaksaan Agung Naik 6%

Agustus 21, 2026
DPR Minta Polisi Cari Dalang Sindikat Materai Palsu
HUKUM

DPR Minta Polisi Cari Dalang Sindikat Materai Palsu

Agustus 21, 2026
DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan
Politik

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Agustus 19, 2026
Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!
Politik

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Agustus 19, 2026
Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes
Ekonomi

Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes

Agustus 15, 2026
Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah
Politik

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Agustus 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

TERPOPULER

Purbaya: Pengelolaan Whoosh di Bawah Kemenkeu per September 2026

Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Minta Batas 5 Tahun dan Perpanjangan 1 Kali

Kompolnas Ingatkan Polisi: Lindungi Kebebasan Berekspresi Jelang Demo 27 Agustus

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Jonatan Christie Resmi Jadi Nomor Satu Dunia Tunggal Putra

PN Jakpus Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Nyatakan Tak Berwenang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved