
Jakarta – Seluruh operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 Januari 2026. Seluruh operator kompak menurunkan harga BBM jenis bensin nonsubsidi dan diesel nonsubsidi.
Menyitir pengumuman resminya, BP-AKR tercatat menurunkan seluruh jenis BBM per Januari 2026. Harga BBM jenis BP 92 (RON 92) kini dibanderol Rp12.500 per liter atau turun Rp500 dari harga bulan lalu sebesar Rp13.000 per liter.
Harga BP Ultimate dengan RON 95 juga mengalami penurunan harga menjadi Rp13.190 per liter. Harga ini turun Rp440 dibandingkan dengan harga bulan sebelumnya sebesar Rp13.630 per liter. Sementara, BP Ultimate Diesel dibanderol Rp13.860 per liter. Angka ini turun Rp1.390 dibandingkan dengan harga bulan sebelumnya sebesar Rp15.250 per liter.
Selanjutnya, Shell Indonesia—raksasa migas asal Eropa—menjual Shell Super (RON 92) yang setara Pertamax seharga Rp12.700 per liter. Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp300 dibandingkan harga Desember 2025 sebesar Rp13.000 per liter. Shell V-Power (RON 95) juga tercatat mengalami penurunan harga menjadi Rp13.190 per liter atau turun Rp440 dibandingkan harga bulan sebelumnya sebesar Rp13.630 per liter.
Shell V-Power Nitro+, jenis BBM dengan RON tertingginya, juga mengalami penurunan harga sebesar Rp410 menjadi Rp13.480 per liter dari bulan sebelumnya senilai Rp13.890 per liter. Harga BBM diesel milik Shell, Shell V-Power Diesel, tercatat mengalami penurunan harga sebesar Rp1.390 menjadi Rp13.860 per liter dari bulan sebelumnya senilai Rp15.250 per liter.
Serupa, PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) juga menurunkan harga BBM jenis bensin yang tersedia yakni Revvo 92 sebesar Rp300 menjadi Rp12.700 per liter dari bulan sebelumnya sebesar Rp13.000 per liter.
Harga Revvo 92 pada bulan ini mengalami kenaikan Rp320 dibandingkan harga per 23 November 2025 senilai Rp12.680 per liter.
Lebih lanjut, harga BBM di SPBU pelat merah, PT Pertamina (Persero) juga tercatat mengalami penurunan. Harga BBM jenis Pertamax mengalami penurunan harga menjadi Rp12.350 per liter. Angka ini turun Rp400 dibandingkan dengan Rp12.750 per liter pada Desember 2025.
Pertamax Turbo kini dibanderol Rp13.400 per liter, mengalami penurunan Rp350 dari bulan sebelumnya yang dijual sebesar Rp13.750 per liter. BBM ramah lingkungan yang dijual Pertamina, Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan harga sebesar Rp350 menjadi Rp13.150 per liter. Pada bulan lalu, BBM dengan campuran etanol 5% ini dijual sebesar Rp13.500 per liter.
Sementara itu, Dexlite kini dibanderol sebesar Rp13.500 per liter mengalami penurunan harga Rp1.200 dari bulan sebelumnya sebesar Rp14.700 per liter. Harga Pertamina Dex mengalami penurunan Rp1.400 menjadi Rp13.600 per liter dari harga pada bulan sebelumnya senilai Rp15.000 per liter.
Sementara BBM bersubsidi Pertalite (RON 90) tak mengalami kenaikan harga atau tetap ditahan pemerintah senilai Rp10.000 per liter.
Berikut daftar lengkap harga BBM per 1 Januari 2026:
Pertamina
Pertamax: Rp12.350/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Pertamax Green: Rp13.150/liter
Dexlite: Rp13.500/liter
Pertamina Dex: Rp13.600/liter
Pertalite: Rp10.000/liter
BP-AKR
BP 92: Rp12.500/liter
BP Ultimate: Rp13.190/liter
BP Ultimate Diesel: Rp13.860/liter
Shell
Shell Super: Rp12.700/liter
Shell V-Power: Rp13.190/liter
Shell V-Power Nitro+: Rp13.480/liter
Shell V-Power Diesel: Rp13.860/liter
Vivo
Revvo 92: Rp12.700/liter
