Jakarta, 4 September 2026 – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mengawal sejumlah proyek strategis hasil pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Arahan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti kerja sama bilateral yang telah disepakati.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memintanya untuk memastikan realisasi proyek-proyek strategis yang telah dibahas dengan Rusia. Hal ini disampaikan Bahlil dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (4/9/2026), usai mendampingi Presiden dalam kunjungan kenegaraan.
“Bapak Presiden memberikan arahan agar proyek-proyek strategis yang sudah kita bicarakan dengan Rusia, terutama di sektor energi dan hilirisasi, harus segera kita kawal dan kita eksekusi. Ini adalah amanah yang harus kita jalankan dengan sungguh-sungguh,” ujar Bahlil.
Fokus Hilirisasi Nikel dan Kerja Sama Nuklir
Salah satu proyek utama yang menjadi perhatian adalah pengembangan hilirisasi nikel yang melibatkan teknologi dan investasi dari Rusia. Selain itu, kerja sama di bidang energi nuklir untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) skala kecil juga menjadi prioritas.
Presiden Putin sendiri menekankan pentingnya kerja sama di bidang energi nuklir dengan Indonesia. “Kami sedang membahas proyek pembangkit listrik tenaga nuklir skala kecil, dengan kapasitas antara 50 hingga 200 MW, di Indonesia,” ujar Putin dalam pertemuan tersebut.
Tindak Lanjut dan Koordinasi Lintas Kementerian
Bahlil menegaskan bahwa pengawalan proyek tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian ESDM, tetapi akan melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Ia juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Badan Pengelola Investasi Danantara untuk memastikan pendanaan dan regulasi berjalan lancar.
“Kami akan segera membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti arahan Presiden. Target kami, dalam waktu dekat, beberapa proyek sudah bisa memasuki tahap implementasi,” tambah Bahlil.
Dukungan Penuh Pemerintah
Pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap proyek-proyek strategis yang dihasilkan dari pertemuan Prabowo-Putin. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia untuk memperkuat kemandirian energi dan industri nasional melalui kerja sama internasional yang saling menguntungkan.






