Jakarta, IndonesiaVisioner-. Demi memberikan pelayanan kesejahatraan kepada warga negara mulai dari tingkat yang paling bawah. Pemerintahan Jokowi-JK mengeluarkan anggaran yang terbilang cukup besar untuk itu, hal ini diwujudkan dengan program 1 M lebih per-desa. Nilai anggaran tersebut tidak sedikit. Bahkan, anggaran untuk dana desa di APBN 2016 meningkat jauh dari 2015.
Fary Djemi Francis, Ketua Komisi V DPR RI mengatakan, anggaran untuk tahun ini meningkat hampir dua kali lipat sekitar Rp 46,9 triliun, Dibandung dengan tahun lalu yang hanya sekitar Rp 21 triliun.
Dengan anggaran cukup besar ini, kunci kesuksesannya program ada di fasilitator. Oleh sebab itu, pendamping dana desa harus dipastikan punya kapasitas dan profesional dalam bekerja agar masyarakat bisa merasakan manfaatannya.
“Dana yang cukup besar ini harus dikawal. Jangan sampai ada salah pemanfaatan,” ucap Fery.
Rencananya Komisi V akan membentuk panja untuk mengawasi keberlangsungan program ini Dengan demikian, keluhan-keluhan ini dapat terselesaikan. Kata Fery di jakarta (16/03/2016). (Mr. Vis)






