Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Beberapa Mentri Panik dipanggil Jokowi

by Aulia Rachman Siregar
April 11, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
Beberapa Mentri Panik dipanggil Jokowi
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner- Kabar perombakan Kabinet Kerja Jokowi-JK semakin kuat. Beberapa menteri sudah mulai dipanggil ke Istana Bogor. Jokowi diyakini akan mengumumkan  formasi baru Kabinet Kerja sebelum berangkat ke Eropa 17 April mendatang.

Diantaranya, adalah Menteri Desa Marawan Jafar, Men PAN RB, Yuddy Chrisnandi, Menpora Imam Nahrawi dan Menteri BUMN, Rini Soemarno. Pemanggilan ini dilakukan Jokowi, Kamis malam lalu. Namun Presiden Jokowi mengatakan pemanggilan menteri adalah hal yang biasa. Mantan Gubernur DKI itu juga tak mau menjelaskan secara rinci soal pertemuan itu, termasuk jumlah menteri yang dipanggil.

Siapa saja menteri yang dipanggil Jokowi? Ketua DPP Hanura Dadang Rusdiana menyebut Menteri PAN RB Yuddy Chrisnandi dipanggil ke Istana Bogor. Namun belakangan hal itu dibantah oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN RB Herman Suryatman.

“Pak Menteri Yuddy sudah berangkat terbang menuju Sumatera Barat untuk menghadiri acara Forum Komunikasi Pendayagunaan Aparatur Negara (Forkonpanda) se Provinsi Sumatera Barat di Bukit Tinggi,” kata Herman di Jakarta, Senin (11/4/2016)

Bantahan juga muncul dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. Marwan mengaku malam itu  dirinya sedang berada di Sidoarjo, Jatim dalam rangkaian kunjungan kerja dan menghadiri Haul KH Bisri Syansuri.

“Masa ritual keagamaan diplintir. Sudah jelaskan, saya ada di mana kemarin? Jadi tidak usah ditanya lagi,” ungkap Marwan.

Ada satu nama menteri lagi yang disebut dipanggil Jokowi malam itu. Namun tidak diketahui jelas siapa menteri tersebut. Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana menjelaskan pemanggilan para menteri oleh Presiden Jokowi adalah hal yang biasa dan salah satu bentuk komunikasi Presiden  dengan para menterinya.

“Presiden memanggil menteri-menteri anggota kabinet hal yang biasa karena para menteri kan pembantu Presiden dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bisa saja setiap saat dipanggil. Dipanggil di mana saja, kapan saja tidak jadi soal. Karena, jika diperlukan Presiden bisa memanggil dan melakukan komunikasi dengan menteri-menterinya,” jelas Ari.

Ari juga mengatakan reshuffle kabinet itu hak prerogatif Presiden. Presiden tidak bisa didikte-dikte, ditekan tekan atau diintervensi terkait ini. “Presiden kan sudah menekankan agar para Menteri fokus bekerja tanpa terganggu hiruk pikuk isu reshuffle,” tutupnya.

Wapres Jusuf Kalla sudah mengonfirmasi akan ada pengumuman reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Dia menyebut pengumuman reshuffle tinggal menunggu hari baik.

“Selalu dievaluasi tinggal hari baik dalam mengumumkan. Yang mengumumkan memang presiden,” ujar JK.

Isu berhembus jumlah menteri yang diganti atau digeser lebih banyak dari reshuffle sebelumnya. Kabarnya ada 9 posisi menteri yang berubah, 5 menteri diganti, 4 lainnya digeser. Namun, kabar ini belum terkonfirmasi.

Soal menteri yang akan diganti, Wapres JK sebenarnya juga sudah memberi petunjuk. Selain berkinerja buruk, menteri yang diganti juga adalah yang suka membuat gaduh. “Karena para menteri harus mengikuti kebijakan Presiden,” kata JK soal menteri yang suka membuat gaduh.

Terkait adanya 2 menteri yang akan ditendang, Wasekjen PKB Daniel Johan menegaskan partainya tidak mau dipusingkan dengan urusan reshuffle. Semua kader PKB di pemerintahan akan fokus menyelesaikan tugas-tugasnya sesuai yang diamanatkan.

“Sepenuhnya urusan reshuffle menjadi keputusan Pak Presiden. Karena arahannya ngga usah mikirin (reshuffle), kerja fokus,” kata Johan.  (Jasn/Vis)

 

Previous Post

PT Pertamina Memberi Kesempatan Kepada Para Sarjana Baru Indonesia

Next Post

Pertamina Harus Bangun Kilang Minyak

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved