Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Renovasi Tanpa Pakai Anggaran Negara, Kepastian Venue MotoGP Indonesia Gunakan Sentul Tunggu Persetujuan Presiden

by Aulia Rachman Siregar
April 21, 2016
in Nasional
Reading Time: 1min read
Renovasi Tanpa Pakai Anggaran Negara, Kepastian Venue MotoGP Indonesia Gunakan Sentul Tunggu Persetujuan Presiden
0
SHARES
249
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, INDONESIA VISIONER – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, telah melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia, terkait kepastian penggunaan Sirkuit Sentul untuk MotoGP. Pemerintah Indonesia berkomitmen menyelenggarakan MotoGP selama tiga musim sejak 2017.

Juru bicara Kemenpora, Gatot S. Dewabroto, mengungkapkan, pemilihan venue itu berdasarkan usulan manajemen Sirkuit Sentul, yang mendapat rekomendasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia). Menpora sendiri sudah sepakat Sirkuit Sentul dipakai selama Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP.

“Menteri sudah tanda tangan surat pada Senin (18/4), tapi baru kami kirim pada Selasa kemarin ke istana. Poinnya adalah melaporkan kepada presiden kemungkinan rencana penggunaan Sentul untuk MotoGP 2017, 2018, dan 2019,” tutur Gatot kepada wartawan.

Dalam surat itu, Menpora Imam Nahrawi memaparkan sikap manajemen Sentul yang berjanji tidak menggunakan anggaran negara, baik untuk renovasi infrastruktur maupun commitment fee selama tiga musim menggelar MotoGP. “Padahal commitment fee itu lebih besar daripada pembangunan fisiknya,” kata Gatot

Selain itu, Menpora bakal segera mendorong IMI bernegosiasi dengan pihak penyelenggara sekaligus pemegang hak komersial MotoGP, Dorna Sports. Commitment fee per tahun dari Dorna Sports sebesar 8,4 juta euro (Rp 125 miliar lebih), IMI diharapkan bernegosiasi agar pembayaran hanya sebesar 20 juta euro per tiga tahun.

Namun, kepastian venue MotoGP saja masih belum mendapat persetujuan dari presiden, Gatot sesumbar ingin ada dua seri di Indonesia dalam satu musim kalender ajang balap motor paling bergengsi di dunia itu. Pernyataan Gatot itu tentu terdengar muluk, mengingat sebelumnya untuk mencari satu venue MotoGP saja kita sangat kesulitan karena ketidaktersediaan sirkuit level internasional.

“Negosiasi yang kedua, kami minta ke Dorna melalui IMI, mulai 2018 Indonesia mendapat dua seri. Misalkan di Sentul ada, di tempat lain juga ada. Tetap negara tidak akan mengeluarkan uang untuk membangun sirkuit,” sesumbar Gatot. (Hdr-VIS)

 

Previous Post

Tahun 2025 Indonesia Menjadi Negara Pengguna Energi Panas Bumi Terbesar di Dunia

Next Post

Arema Cronus Resmi Mengontrak Striker Haus Gol Asal Australia

Related Posts

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026
Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Nasional

Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih

April 11, 2026
Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 
Nasional

Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 

April 11, 2026
Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir
Nasional

Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir

April 6, 2026
Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya
Nasional

Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya

Maret 20, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved