Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Tokoh Forum Intelektual Muda Nusantara: Ada perdebatan Mubazir sesama anak bangsa

by Aulia Rachman Siregar
Februari 26, 2017
in Nasional
Reading Time: 2min read
Tokoh Forum Intelektual Muda Nusantara: Ada perdebatan Mubazir sesama anak bangsa
0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner.- Ada semacam keanehan dalam perjalanan dan pergerakan nilai kebangsaan Indonesia sesudah kemerdekaan. Makin lama makin melebar dan tak terkemasi, Ini menurut saya diawali dari perseberangan pikiran serta ideologi dari pucuk-pucuk kekuasaan. Padahal, mestinya dikristalkan saja kemudian diarahkan ke penyesuaian dengan idiologi bangsa kita.

Toleransi kita mesti diukur dengan terlebih dahulu dibawa ke dalam, sesudah itu baru diarahkan ke luar. Dengan begitu tentu kita tidak akan pernah kehilangan. Begitulah perjalanan nilai kebangsaan, toleransi, persatuan, dan nilai-nilai keadilan, melalui prosesnya yang lama, panjang dan matang akhirnya mampu mencetuskan spirit dan rupa kebudayaan: hal ini tertuang jelas dalam Pembukaan UUD 1945 “ telah mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur..”

Kearah perwujudan tujuan itulah kita, bangsa yang amat majemuk ini bergerak bersama-sama dan harusnya bekerjasama. Untuk itulah kita mempunyai negara yang disusun berdasarkan kedaulatan rakyat yang kualitas demokrasinya (moral demokrasi) ditentukan oleh sila-sila Pancasila.

Namun apa yang menjadi cita cita bersama seperti tertuang dalam UUD 1945 hanya sebagai coretan belaka.
Cita cita bersama tergerus oleh kepentingan-kepentingan segelintir elite yang mungkin tak memahami atau pura-pura tak mengetahui makna dari cita-cita berdirinya bangsa ini.

Pernyaatan di atas disampaikan oleh Muhammad Zen El  saat di temui di kawasan Menteng Jakarta pusat (26/02/2017)

Dalam pemaparannya Zen menambahkan, kesadaran kebangsaan dan gerakan moral dari segenap anak bangsa saat ini harus dipupuk lagi. Banyak persoalan kebangsaan yang aktual dan cukup relevan diangkat ke permukaan mengingat dewasa ini ada kecenderungan telah menurunnya sikap dan kesadaran kebangsaan dari sebagian elemen bangsa.

Saat ini, kekuatan moral bangsa hendaknya kita fokuskan untuk berperang melawan segala bentuk persoalan kebangsaan, seperti menurunnya moral kebangsaan sebagian anak bangsa, kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan, pengangguran maupun praktek kejahatan korupsi dan kolusi, serta wujud kejahatan dan penderitaan warga masyarakat yang kini masih dirasakan oleh sebagian masyarakat kita. Sambung putra Maluku yang saat ini menjadi Wasekjend di DPP KNPI.

Sudah saatnya Energi bangsa  diarahkan untuk membangun bangsa dan masyarakatnya. Kita tidak boleh secara terus menerus menguras energi bangsa untuk hal-hal yang sebenarnya tidak ada dampaknya secara langsung untuk menekan berkurangnya angka kemiskinan dan terbukanya lapangan pekerjaan.

“Saya lihat ada perdebatan mubazir beberapa bulan belakangan ini”
Tutup mantan Aktivis HMI Jakarta ini (MR. Vis)

Previous Post

BPJS TK Galang Penggerak Jaminan Sosial

Next Post

Kemiskinan, Kesehatan dan Pembangunan Ekonomi

Related Posts

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik
Nasional

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik

Agustus 1, 2026
Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan
Nasional

Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan

Juli 31, 2026
RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi
Nasional

RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi

Juli 31, 2026
Hoegeng Awards 2026, Momen Polri Tegaskan Komitmen Integritas dan Kepercayaan Publik
HUKUM

Hoegeng Awards 2026, Momen Polri Tegaskan Komitmen Integritas dan Kepercayaan Publik

Juli 31, 2026
Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG
Nasional

Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG

Juli 30, 2026
Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?
Nasional

Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik

Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan

RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

KPK Evaluasi Sistem Internal Usai OTT Pegawainya dan Bupati Pemalang

TERPOPULER

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik

Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan

RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

KPK Evaluasi Sistem Internal Usai OTT Pegawainya dan Bupati Pemalang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved