Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ugrade Kualitas Personel, POLRI Bekali SSDM dengan Followership Management

by Aulia Rachman Siregar
Desember 21, 2018
in Nasional
Reading Time: 2min read
Ugrade Kualitas Personel, POLRI Bekali SSDM dengan Followership Management
0
SHARES
138
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta– SSDM Polri (Staf Sumber Daya Manusia Kepolisian Republik Indonesia) terus meningkatkan kualitas anggota POLRI. Di bidang Followership Management misalnya, sedikitnya 280 personel SSDM digembleng selama sehari penuh di Mabes Polri, Rabu (19/12/2018).

Para peserta pun terlihat serius dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini. Para peserta dilatih utnuk meningkatkan kemampuan personel SSDM untuk beradaptasi dengan lingkungan. Selain itu bisa secara aktif memberikan dukungan kepada atasan dalam mencapai tujuan organisasi.

Foto : dokumentasi Mabes Polri

Pelatihan yang mengambil tema “Menciptakan Efektifitas Followership Untuk Mendukung SDM POLRI yang Berprestasi dan Inovatif” ini dibuat untuk memotivasi dan memberi wacana bagaimana menjadi follower yang baik. Ini diperlukan untuk mendukung pimpinan dan berperan aktif dalam pencapaian tujuan institusi Polri.

“Tidak ada pemimpin yang hebat tanpa bawahan yang handal. Itulah kenapa pelatihan ini diadakan. Sebab betapa besar peran bawahan (follower) kepada organisasinya. Para peserta yang selama ini telah menunjukkan kinerja dan prestasinya dalam membantu kemajuan SSDM pada khususnya dan Polri pada umumnya. Kami berharap setelah pelatihan ini dapat semakin memberikan kontribusi positif kepada SSDM dan Polri,” ujar Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Dr Eko Indra Heri S., M.M pada saat menutup sesi pelatihan.

Kegiatan pelatihan kali ini merupakan pelatihan followership kali pertama yang diadakan Polri. Bila selama ini wacana-wacana yang diberikan kerap kali bertemakan leadership, maka sebagai balancing dan pengayaan pengetahuan, diberikan wacana followership tersebut.

Training ini menghadirkan trainer followership sekaligus International Followership Practitioner dari Surabaya, Raden Muhsin Budiono. Pelatihan ini berjalan sesuai ekspektasi dan peserta merasa antusias untuk menyerap ilmu yang masih belum familiar di tengah-tengah masyarakat Indonesia ini.

Muhsin adalah satu-satunya Trainer dan Followership Practitioner tersertifikasi internasional yang dimiliki oleh Indonesia saat ini. Muhsin yang tercatat sebagai anggota dari International Leadership Association dan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini sehari-hari juga merupakan karyawan PT Pertamina (Persero).

Muhsin dalam paparannya menyampaikan bahwa sebuah organisasi diperlukan kerja sama antara pimpinan dan bawahan dalam mencapai tujuan.

“Selama ini kita selalu berpikiran bahwa hanya dengan Leadership yang kuat, maka organisasi akan berjalan dengan baik. Hal tersebut tidaklah salah. Namun kita juga tidak boleh melupakan peran bawahan/follower. Dengan memberdayakan dua unsur ini dengan konsep followership dan leadership,’’ paparnya.

Follower, kata Muhsin, berarti seorang yang menjadi pengikut. Secara sederhana followership dapat didefinisikan sebagai Ketrampilan/Skill yang dapat dipelajari dan dipraktekkan untuk membuat kita merasa penting/dibutuhkan oleh atasan maupun lingkungan kerja, dan juga secara reguler mampu memberikan kesempatan atau peluang kepada kita untuk mengasah/mengembangkan kemampuan leadership individu masing2. Followership yang efektif merupakan pondasi yang kuat untuk Leadership yang efektif.

Organisasi yang memperkenalkan followership kepada karyawan maupun pegawainya sejak awal dapat dipastikan akan menuai keuntungan yang sangat besar. Baik secara material maupun immaterial, organisasi akan mempunyai pegawai sebagai follower yang efektif.  Di sisi lain, Follower yang efektif dapat membangun leadership yang efektif. Lagipula goal utama dari Followership adalah mempersiapkan bibit-bibit pemimpin atau preparing the next leader. Jadi, ibarat dua sisi koin mata uang. Untuk memahami leadership harus memahami pula konsep followership. Kedua hal ini yang akan menjaga perkembangan organisasi lebih dinamis pada saat ini dan dimasa mendatang.

Hal diatas tersebut itulah yang menjadi dasar SSDM Polri berupaya terus meningkatkan kualitas anggota Polri, khususnya di bidang Followership Management.

Previous Post

Akhir Tahun Kepemimpinan Jokowi: Generasi Muda Mathlaul Anwar Jawa Timur Soroti Kepemimpinan Jokowi Yang Kurang Menggembirakan

Next Post

BEM JAKARTA : Mahasiswa Harus Ambil Sikap Menjelang Pilpres 2019

Related Posts

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Juli 18, 2026
Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan
Nasional

Kapolri Ingatkan Potensi Perpecahan, Saatnya Kita Perkuat Persatuan

Juli 15, 2026
Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi
Nasional

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

Juli 7, 2026
JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat
Nasional

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Juli 7, 2026
Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026
Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing
Nasional

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Juli 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

TERPOPULER

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

Alasan Prabowo Buka Opsi Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri

Alasan KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved