Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

RADIKALISME Mengancam Negara RI, Mahasiwa MPU Tantular : “Kami Lawan”

by Visioner Indonesia
Oktober 28, 2019
in Nasional
Reading Time: 1min read
RADIKALISME Mengancam Negara RI, Mahasiwa MPU Tantular : “Kami Lawan”
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Aliansi Mahasiswa MPU Tantular menggelar seminar kebangsaan dengan bertemakan Generasi Milenial Menyikapi Radikalisme, Terorisme Dan Separatisme Dalam Ruang Lingkup Implementasi Nilai Pancasila”.

Ketua Panitia Seminar Kebangsaan Mahasiswa MPU Tantular, Rovly A Rengirit dalam pernyataannya menuturkan bahwa radikalisme kian menjadi persoalan yang mengakar dan merasuk ke generasi Milenial Indonesia. Pun juga lanjut Rofly pemerintah sampai saat ini belum maksimal membendung serta mengaymen akar persoalan radikalisme tersebut.

“Radikalisme kian menjadi jamur yang berkembang di tengah masyarakat kita, terutama generasi Milenial. Adanya agenda ini adalah untuk membangun kesadaran bahwa persatuan bangsa Indonesia menjadi satu konsekuensi yang tidak bisa di tawar dengan apapun, dan bersama melawan radikalisme dalam bentuk apapun” Ucap Rofly kepada wartawan, Senin, (28/10/2019)

Hal senada disampaikan Ismail marasabessy bahwa perlu adanya perhatian khusus pemerintah terhadap masalah radikalisme yang berkembang dewasa ini. Pasalnya, radikalisme bisa menjadi ancaman buruk untuk kebutuhan bangsa, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Kendati juga dirinya berharap kedepannya masalah separatis dan radikalisme teratasi dengan baik oleh negara dan pemerintah.

“Kita tidak takut kepada siapapun yang mencoba merong-rong keutuhan bangsa ini. Siapapun dia kami atas nama generasi Milenial bangsa Indonesia siap membasmi gerakan demikian” lanjut Ismail di selah pemaparannya

Selain itu, ditambahkan risky Tuanany Penasehat Gerakan Pemuda Selamatkan Indonesia (GPSI) dalam pemaparannya menyatakan bahwa kabinet pemerintah Jokowi – Ma’Ruf Amin pada jilid II di harapkan tidak hanya fokus pada masalah infrastruktur semata, namun juga fokus dan tegas pada masalah rasisme dan intoleran serta radikalisme yang berkembang di dalam negara.

“Ya masalah ini adalah tugas semua kalangan, termasuk kita-kita. Olehnya sikap tegas kami bahwa bersama pemerintah dan aparat keamanan negara membasmi adanya pikiran-pikiran dan gerakan yang mencoba untuk menghangatkan tatanan kebangsaan dan persatuan bangsa kita” Pungkasnya

Previous Post

Usut Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif PT Waskita Karya, KPK Periksa Dirut Jasa Marga

Next Post

Refleksi Sumpah Pemuda: Kesadaran terhadap Tanggung Jawab Moral 

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved