Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Soal Tudingan Gatot PKI Di TNI, Ketum DPP LPMI: Masyarakat Percaya TNI Tidak Akan Berkhianat

by Visioner Indonesia
September 29, 2021
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
61
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Laskar Pemuda Muslim Indonesia (DPP LPMI), Abdillah Zain menyoroti tudingan mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bahwa militer Angkatan Darat (AD) tengah disusupi oleh PKI.

Ia menilai Gatot sengaja mencari panggung dengan memanfaatkan isu PKI menjelang peringatan peristiwa G30S/PKI.

“Seperti biasa, setiap kali menjelang tanggal 30 September selalu ada yang manfaatkan momentum itu untuk tampil mencari perhatian publik,” kata Abdillah dalam keterangannya, Rabu (29/9/2021).

Bahkan, Abdillah menyayangkan tudingan Gatot terhadap militer di mana ia dilatih menjadi ksatria bahkan menjadi orang nomer satu di organisasi tersebut.

“Tak menyangka saja, kok bisa seorang mantan panglima yang tahu betul bagaimana TNI dilatih bahkan disumpah untuk tunduk dan patuh terhadap negara malah dituding dirasuki paham komunis, artinya ia meragukan kometmen TNI yang pernah dimpimpinnya,” ungkap Abdillah menanggapi pernyataan Gatot.

Menurut Abdillah, pengkhinatan dan kekejaman PKI tidak mungkin hilang dari sejarah Indonesia namun kekhawatiran bangkitnya PKI kembali merupakan isu yang selalu dimainkan oleh orang-orang yang sengaja ingin membuat kegaduhan.

“Rakyat percaya ke TNI sebagai garda terdepan menjaga keutuhan NKRI malah difitnah seperti itu. Sudahi memainkan isu PKI hanya untuk kepentingan tertentu,” ucapnya.

Diketahui, dalam webinar yang digelar Minggu (26/9), Gatot menyatakan bahwa penghilangan patung tokoh nasional G30S/PKI di Markas Kostrad itu sebagai upaya penyusupan paham komunis di militer Indonesia.

Namun pernyataan itu langsung ditangkis oleh Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal Dudung Abdurachman sebagai fitnah yang keji karena dianggap tidak melakukan klarifikasi terlebih dahulu sebelum dilemparkan ke publik.

Ia menjelaskan bahwa patung-patung tersebut hilang dari Markas karena diminta kembali oleh pembuatnya, yakni Pangkostrad terdahulu, Letjen (Purn) Azym Yusri Nasution.

Lebih lanjut, Abdillah berharap masyarakat tidak gampang percaya dengan tudingan bahwa TNI telah dirasuki paham komunis.

“Masyarakat agar tetap tenang karena TNI sampai kapanpun akan tetap milik rakyat,” tutup Abdillah.

Previous Post

Syahwat Politik Jatuhkan Anies, PDIP-PSI Mulai Main Kayu

Next Post

Minta KPK Adili Wagub Lampung Chusnunia Chalim Atas Dugaan Korupsi, GAGAK: Fakta Persidangan yang Membawa Kami ke Sini

Related Posts

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026
TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten
Nasional

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

April 19, 2026
PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi
Ekonomi

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

April 19, 2026
Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved