Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jaringan Aktivis Nusantara Sambut Baik Rencana Pembentukan Kodam di Setiap Provinsi

by Visioner Indonesia
Mei 24, 2023
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
82
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) sambut baik rencana Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan TNI membentuk Komando Daerah Militer (Kodam) di setiap provinsi di Indonesia.

Menurut Koordinator JAN, Romadhon Jasn, inisiasi Menhan Prabowo Subianto melakukan perluasan Kodam di seluruh provinsi Indonesia perlu dilakukan guna memperkuat pertahanan negara.

“Rencana Pak Prabowo Subianto membentuk Kodam di setiap provinsi perlu disambut baik. Menurut kami, rencana ini relevan dengan kebutuhan dan tantangan negara kita saat ini,” kata Romadhon kepada wartawan, di Jakarta (24/5/2023).

“Perlu juga diingat, tujuan utama perluasan Kodam di seluruh provinsi di Indonesia semata-mata adalah untuk memperkuat integritas dan pertahanan negara,” kata Romadhon kepada wartawan, di Jakarta (24/5/2023).

“Dan hal ini menjadi perlu karena negara kita terletak di posisi silang dunia. Dan menurut penjelasan ahli militer, posisi silang ini merupakan sebuah potensi sekaligus ancaman bagi integritas dan ketahanan nasional,” sambungnya.

Waspadai Perang Hibrida

Romadhon menjelaskan, potensi ancaman terhadap ketahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dewasa ini bisa saja datang dari luar ataupun dalam negeri.

Dan satu hal yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama adalah–perkembangan teori strategi militer kontemporer yang mulai mengkombinasikan yang militer dan yang non militer atau sering disebut sebagai perang hibrida.

“Model ancaman yang potensial kita hadapi dewasa ini bisa berbentuk militer maupun non militer–atau gabungan dari keduanya (hibrida),” beber Romadhon.

“Dalam konteks teori strategi perang kontemporer, perang hibrida (hybrid warfare) diyakini menjadi strategi jitu untuk melumpuhkan lawan. Ini harus diwaspadai bersama,” katanya.

“Dalam strategi ini, perang politik berpadu dengan perang konvensional, perang tidak teratur serta perang dunia maya. Modelnya bisa berupa serangan nuklir, terorisme, senjata biologi atau kimia, serta perang informasi,” jelas Romadhon.

Sishankamrata

Berangkat dari paparannya, Romadhon menegaskan urgensi program Kemenhan dan TNI untuk memperluas keberadaan Kodam di seluruh provinsi di Indonesia tidak hanya menjawab kebutuhan dan tantangan zaman, namun juga sesuai dengan amanat undang-undang.

“Gagasan ini tidak hanya relevan dengan kebutuhan dan tantangan zaman. Gagasan ini bertumpu kuat pada Undang-Undang RI No 34 Tahun 2004 soal sishankamrata atau sistem pertahanan keamanan rakyat semesta,” tuturnya.

“Sebagai doktrin, sistem hankamrata membutuhkan keterlibatan seluruh elemen warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, tambahnya.

“Sistem ini dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berkelanjutan untuk kepentingan negara. Jadi, tidak ada alasan bagi kami untuk tidak mendukungnya,” pungkasnya.

Previous Post

Polri Kembali Raih Penilaian Positif, JAN Puji Konsistensi Kapolri Listyo Sigit Benahi Polri

Next Post

Pj Bupati Buteng Berganti, Visioner Indonesia : Keputusan Mendagri Tunjuk Andi Muhammad Yusuf Sebagai Pj Bupati Sudah Tepat

Related Posts

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026
TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten
Nasional

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

April 19, 2026
PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi
Ekonomi

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

April 19, 2026
Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved