Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Airlangga Hartarto Akan Terpilih Lagi Sebagai Ketum Golkar 2019-2024

by Visioner Indonesia
Desember 3, 2019
in Opini
Reading Time: 2min read
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Airlangga Hartarto Akan Terpilih Lagi Sebagai Ketum Golkar 2019-2024

Oleh: Igor Dirgantara

Partai Golkar akan menggelar Munas X pada 3-6 Desember di Hotel Ritz Carlton Jakarta. Ada sembilan kandidat yang mendaftar untuk berkompetisi memperebutkan kursi tertinggi partai beringin tersebut, yaitu Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Ridwan Hisjam, Ali Yahya, Achmad Annama, Indra Bambang Utoyo, Agun Gunandjar Sudarso, Derek Lopatty dan Aris Mandji.
Bisa dikatakan Airlangga Hartarto akan kembali melenggang menjadi ketum Golkar periode 2019-2024. Ada tiga alasan:

Pertama, dukungan dari pemegang hak suara Partai Golkar di Munas. Semua kubu boleh saja klaim mendapat dukungan dari DPD I dan DPD II, tetapi fakta di atas kertas, hanya Airlangga yang bisa membuktikan adanya dukungan minimal 30 persen dari para pemegang hak suara saat pendaftaran sebagai caketum. Apa yang dilakukan Airlangga sesuai dengan pasal 12 AD/ART Golkar. Jadi, baik aklamasi maupun voting Airlangga tetap akan juara. Dengan bukti tertulis 30 persen dukungan pemegang hak suara, aklamasi terbuka lebar. Tetapi jika tetap terjadi voting, lawan potensial Airlangga adalah Bamsoet. Dengan mekanisme voting 50+1 sesuai pasal 50 ayat 1 AD/ART Golkar, Airlangga akan tetap melenggang terpilih kembali sebagai ketum. Airlangga sudah memperoleh minimal dukungan 282 pemegang hak suara untuk memenangkan kursi Golkar-1.
Kandidat yang lain hanya meramaikan khasanah Munas Golkar yang memang selalu ramai dan panas diawal, namun jelang pemilihan nanti, mekanisme musyawarah akan mendinginkan lalu lintas ego masing-masing. Semua lobby, bargaining dan kompromi dari caketum lainnya akan mengarah untuk bisa diakomodasi Airlangga Hartarto, figur kuat yang positif terpilih lagi.

Kedua, restu istana. Karena khittah Golkar adalah dekat dengan kekuasaan, maka arah restu dari penguasa menjadi penting. Bisa dibilang semua yang mencalonkan diri menjadi ketum Golkar akan menunjukkan ikrar setianya kepada pemerintah. Namun derajat kesetiaan masing-masing kandidat berlainan. Airlangga sudah membuktikan dari awal bahwa di bawah kepemimpinannya, Golkar terdepan mendukung Jokowi, bahkan jauh sebelum Pilpres 2019 dimulai. Artinya derajat kesetiaan Airlangga Hartarto adalah yang paling tinggi dan konsisten mendukung pemerintahan saat ini – dibandingkan caketum lainnya. Istana sendiri juga terlihat nyaman dengan kepemimpinan Airlangga. Jangan lupa, Airlangga menjadi Menko Perekonomian karena preferensi Presiden Jokowi, sementara Bamsoet menjadi Ketua MPR karena restu dan rekomendasi Airlangga sebagai ketum Golkar.

Ketiga, kriteria PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela). Di Golkar saat ini, Airlangga Hartarto punya rangking tertinggi dalam hal PDLT. Mulai dari keputusan arah partai untuk mendukung Jokowi, penempatan kader Golkar di kabinet, sampai berhasil menjadikan Bamsoet sebagai ketua MPR adalah manifestasi dari prestasi Airlangga sebagai ketum petahana Golkar. Belum lagi representasi milenial dan perempuan juga sangat terakomodasi dalam kepemimpinan Airlangga. Gaya hidup Airlangga sebagai elit politik pun sangat sederhana, jika mau dibandingkan dengan elit politik yang lain. Punya rekam jejak dan integritas yang baik, bisa di prediksi bahwa Airlangga Hartarto adalah salah satu figur potensial. pemimpin nasional yang akan datang.

Pasca Munas, merajut soliditas Golkar adalah kunci penting meraih kejayaan ke depan. Di bawah kepemimpinan kembali Airlangga Hartarto Partai Golkar positif akan rebound meningkatkan perolehan suaranya dan melahirkan capres atau cawapresnya sendiri di 2024. Turbulensi jelang munas, tidak akan mempengaruhi elektabilitas dan popularitas Golkar. Berbeda dengan dulu Setnov yang sangat populer tetapi negatif, saat ini publik punya persepsi positif terhadap Airlangga Hartarto. Popularita dan elektabilitasnya equivalen dengan Partai Golkar itu sendiri. Otomatis sebagai parpol, Golkar tidak akan terbebani dengan sosok Airlangga Hartarto sebagai Ketum Golkar 2019-2024.

*Igor Dirgantara, pengamat politik Fisip Universitas Jayabaya, Director SPIN (Survey & Polling Indonesia)

Previous Post

Aksi Unjuk Rasa Koalisi Mahasiswa dan Pemuda, Mendesak POLRES Jeneponto Segera Tangkap Pelaku Penyerangan Aktivis di Cafe 88

Next Post

Demo di Depan Cikini : HMI Se-Jakarta Mendesak Presiden Copot BG Sebagai Kepala BIN.

Related Posts

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Default

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

Januari 30, 2026
Opini

Menagih Janji di Balik Sepatu Bot Pramono: Mengapa Jakarta 2026 Masih Menjadi Kolam Raksasa?

Januari 24, 2026
Opini

Lumbung Pangan di Balik Jeruji: Saat Penjara Menyuplai Piring Rakyat

Januari 19, 2026
Opini

Mengakhiri Demokrasi Biaya Tinggi:
Pilkada Langsung Itu Gagal: Kenapa Kita Masih Takut Balik ke DPRD?

Januari 5, 2026
Opini

The Enforcer: Mengapa Publik Semakin Menaruh Kepercayaan pada Langkah Taktis Dasco?

Januari 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved