Demo di Depan Cikini : HMI Se-Jakarta Mendesak Presiden Copot BG Sebagai Kepala BIN.

Demo di Depan Cikini : HMI Se-Jakarta Mendesak Presiden Copot BG Sebagai Kepala BIN.

- in kriminalitas, Peristiwa
675
0

JAKARTA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta, menggelar aksi protes di jalan cikini raya Menteng Jakarta Pusat terkait insiden BOM asap yang terjadi di jl. Mereka Utara Jakarta yang menelan korban dan mengancam keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Para unjuk rasa menuntut kepada kepada Presiden RI untuk mencopot kepala BIN Bapak Budi Gunawan dan kabinda DKI Jakarta karena dianggap lalai dan lemah mengatur siklus keamanan di Indonesia terkhususnya di wilayah Jakarta Pusat yang merupakan ring 1 Republik ini.

“Kami HMI Se-Jakarta Mendesak Presiden Joko Widodo agar segera mencopot budi gunawan dan kabinda DKI atas dasar tidak mampu menjalankan tugasnya untuk keamanan indonesia dari anacaman teror baik internal maupun eksternal yang membahayakan keselamatan warga negara”. Ucap Ahmad Husein Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara kepada wartawan di cikini jakarta pusat. Selasa, (03/12/2019)

Lebih lanjut, Husein menambahkan bahwa Budi Gunawan telah lalai menjalankan peran dan fungsinya sebagai kepala BIN sebagaimana amanat pasal 4 undang-undang No. 17 Tahun 2011 tentang BIN yang menyebutkan tentang pencegahan dan peringatan dini terhadap aksi teror yang dapat membahayakan nyawa masyarakat dan keamanan nasional.

“Sangat sering terjadi insiden teror dan mengancam keamanan negara. Hal demikian dapat kita ambil garis besar, peran dan fungsi BIN dan keamanan Negara (TNI-POLRI) tengah lemah” Tegasnya

Selain itu, Husein menuturkan lemahnya BIN dilihat dari beberapa peristiwa lalu seperti, insiden BOM sarinah, BOM kampung Melayu, BOM disenayan, kejadian penusukan wiranto, BOM bunuh diri di polresta Medan dan lainnya yang kesemua peristiwa itu terjadi di masa kepemimpinan Budi Gunawan (BG).

Lebih jauh, Husein berharap insiden yang terjadi di Monas kisaran jam 07.20 WIB di Jl. Medan Merdeka Utara Jakarta dengan korban serma Fajar dan Kopka Gunawan (Anggota TNI) tidak terulang lagi dan tidak dikaitkan dengan reuni akbar 212 pada senin 2 desember kemarin.

Husein menegaskan HMI Se-Jakarta berencana akan menyambangi serta menyurati BIN, Mabes Polri dan Istana perihal peristiwa² teror di Indonesia yang diakibatkan oleh lemahnya kinerja BIN dan pihak aparta kemanan (Polri dan TNI).

Facebook Comments