Jakarta, 17 Agustus 2026 – Langit Jakarta menjadi saksi aksi spektakuler 17 penerjun dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat yang mengibarkan Bendera Merah Putih raksasa dalam misi “Victory Jump”. Aksi ini merupakan bagian dari rangkaian upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka dan area Silang Monas, Senin (17/8/2026) .
Penerjunan berlangsung tepat pada pukul 09.19 WIB dari pesawat CN-295 TNI AU yang terbang di ketinggian 10.000 kaki. Misi ini dipimpin oleh Dansat 81 Kopassus Kolonel Inf. Subandi. Di udara, 17 penerjun Kopassus terbagi dalam beberapa tim. Empat penerjun pertama mengawali aksi dengan mengibarkan bendera logo HUT ke-81 RI bertuliskan “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Penerjun berikutnya mengibarkan bendera raksasa berisi foto Presiden Prabowo Subianto, sebuah penghormatan khusus dari Kopassus kepada mantan Danjen Kopassus yang pernah memecahkan rekor penerjunan canopy relative work pada 1997 .
Puncak aksi terjadi ketika para penerjun membentangkan Bendera Merah Putih ukuran raksasa di atas langit Monas. Kibaran Sang Saka Merah Putih yang kontras dengan birunya langit Jakarta menjadi pemandangan yang menyita perhatian ribuan masyarakat yang memadati kawasan Monas. Setelah membentuk formasi one line yang merupakan manuver infiltrasi, para penerjun mendarat satu per satu dengan sempurna di Lapangan Silang Monas, disambut tepuk tangan dan sorak sorai masyarakat .
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang juga merupakan penerjun, sebelumnya memberikan apresiasi langsung kepada 17 penerjun Kopassus beserta seluruh kru pendukung dalam pertemuan di Kantor Sekretariat Kabinet pada Kamis (13/8). Teddy menegaskan bahwa atraksi ini bukan sekadar pertunjukan udara, melainkan simbol keberanian, disiplin, dan kerja sama tim yang menjadi nilai utama prajurit TNI. “Aksi terjun payung melibatkan 17 penerjun Kopassus untuk mengibarkan Bendera Merah Putih raksasa dan bendera HUT ke-81 RI,” ujar Teddy .
Di antara 17 penerjun yang tergabung dalam misi ini, satu nama mencuri perhatian publik: Sertu (K) Dessy Alvionita, satu-satunya penerjun wanita Kopassus yang turut serta. Perempuan kelahiran Kutai Barat, Kalimantan Timur, ini telah membuktikan ketangguhannya sebagai prajurit baret merah sejak bergabung pada 2011. Keikutsertaannya dalam misi Victory Jump menegaskan bahwa kemampuan dan nyali tidak mengenal gender .
Aksi penerjunan berlangsung lancar dan aman. Lettu Inf. Reyhan, salah satu pembawa acara, mengumumkan keberhasilan misi tersebut di akhir acara. “Seluruh prajurit telah mendarat dengan sempurna di lapangan silang Monas,” ujarnya . Kibaran Merah Putih di langit Jakarta pada pagi itu menjadi simbol kebanggaan dan semangat kemerdekaan yang terus berkobar di dada setiap anak bangsa.






