Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wasekum PTKP Komisariat MIPA UM Tolak Tegas Dwi Fungsi Abri

by Visioner Indonesia
Maret 7, 2019
in HUKUM
Reading Time: 1min read
Wasekum PTKP Komisariat MIPA UM Tolak Tegas Dwi Fungsi Abri
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id, Malang – Ketika dwi fungsi ABRI dikembalikan, maka apa bedanya rezim setelah reformasi dengan rezim orba. Dengan kembalinya dwi fungsi ABRI maka tuntutan 98 serasa dikhianati.

Begitulah yang dikemukakan oleh Muhammad Faisal M A selaku Wasekum PTKP HMI Cabang Malang Komisariat MIPA UM 1439-1440 H. Pada hari Kamis, (07/03/2019).

Faisal yang kerap disapa ical ini mengutarakan bahwasanya Tupoksi dari bidang militer berbeda dengan aparat sipil. Karena Militer bekerja dengan satu komando , dan dengan cepat dan tegas dalam mengambil keputusan serta menolak hal yang berbeda dari prinsip TNI. Sedangkan aparat sipil lebih condong berkarakter yang menerima dinamika perubahan keputusan dengan cepat. Katanya.

“Karakter Militer tidak sesuai ketika Militer berkecimpung dalam pemerintahan. Lagi pula dalam melaksanakan tugasnya berfungsi sebagai alat pertahanan negara, dimana militer sebagai penangkal ancaman dari luar, sebagai penindak terhadap bentuk ancaman dan sebagai pemulih kondisi kemanan negara. dengan tugas pokok yang sudah jelas seperti itu, militer sangatlah tidak tepat ketika ikut masuk dalam tataran pemerintah“. Tegasnya.

Lanjutnya, bahwasanya dalam tahun politik seperti ini banyak sekali isu – isu yang beredar. baik isu benar ataupun isu hoax. seperti isu kembalinya dwifungsi ABRI ini, ketika dwifungsi dikembalikan seperti zaman orde baru sangatlah bertentangan dengan cita – cita masyarakat yang memperjuangkan reformasi. dimana tuntutan dihapusnya dwifungsi ABRI ini adalah salah satu tuntutan yang dibawa oleh pejuang reformasi. Hal ini juga akan berdampak bagi perkembangan bangsa kedepannya. karena akan membawa masalah yang terulang seperti beberapa puluh tahun lalu. Tambahnya.

Faisal pun mengharapkan sebagai seorang kader wajib untuk peka terhadap masalah sosial politik yang berada di bangsa Indonesia. Bangunlah sikap untuk tidak acuh terhadap masalah politik yang sedang berkembang dan mulai menggerogoti bangsa ini. jangan biarkan suatu masalah yang telah menjadi sejarah untuk terulang lagi. tutur faisal diakhir wawancara. (Tm).

Previous Post

GERAKAN PEMUDA NUSANTARA MENDUKUNG APCRI.

Next Post

BEM Se Jabodetabeka – Banten Sebut Jokowi Gagal Pimpin Indonesia. Kartu Merah Untuk Jokowi

Related Posts

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu
HUKUM

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

April 15, 2026
Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?
HUKUM

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

April 13, 2026
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta oleh Pegawai KPK Palsu
HUKUM

Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta oleh Pegawai KPK Palsu

April 11, 2026
Yusril Soal Peran TNI dalam Terorisme: Hanya BKO ke Polisi
HUKUM

Yusril Soal Peran TNI dalam Terorisme: Hanya BKO ke Polisi

April 11, 2026
OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang
HUKUM

OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang

April 11, 2026
Kejagung Amankan Kajari Karo Soal Kasus Amsal Sitepu
HUKUM

Kejagung Amankan Kajari Karo Soal Kasus Amsal Sitepu

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved