Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dari Jalan ke Hati Warga, Program Jaga Jakarta Jadi Nafas Baru Polisi Ibu Kota

by Visioner Indonesia
Agustus 25, 2025
in HUKUM
Reading Time: 2min read
0
SHARES
99
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, 25 Agustus 2025 — Langkah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri meluncurkan program “Jaga Jakarta” disambut luas sebagai terobosan baru dalam menjaga keamanan ibu kota. Empat pilar yang diusung—jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah—menjadi penanda arah kepemimpinan yang tegas, visioner, dan dekat dengan rakyat.

Program ini tidak lahir dari ruang kosong. Kompleksitas Jakarta, dengan kepadatan penduduk, mobilitas tinggi, serta dinamika sosial-ekonomi yang kerap memicu gesekan, membutuhkan pola kerja kepolisian yang presisi. Kehadiran “Jaga Jakarta” memberi jawaban bahwa Polda Metro Jaya tidak sekadar reaktif menghadapi masalah, tetapi proaktif membangun keamanan yang berkelanjutan.

Di mata publik, sosok Kapolda Asep muncul sebagai figur pemimpin yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mengedepankan kedekatan dengan masyarakat. Peluncuran “Jaga Jakarta” menjadi cermin dari gaya kepemimpinan itu: sederhana, langsung, tetapi sarat makna. Dengan empat pilar yang ditetapkan, arah kerja kepolisian kini lebih jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan warga.

Apresiasi datang dari berbagai kalangan, termasuk jaringan aktivis sipil. Romadhon Jasn, Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), menyebut program ini sebagai langkah monumental. “Kapolda Asep meneguhkan kembali bahwa keamanan adalah hak publik yang harus dijaga dengan sepenuh hati. Program ‘Jaga Jakarta’ bukan sekadar slogan, tetapi fondasi kerja baru yang menyentuh langsung kehidupan warga,” ujar Romadhon.

JAN menilai pilar jaga lingkungan dan jaga warga akan berpengaruh besar dalam menciptakan rasa aman di ruang publik, dari permukiman padat hingga pusat aktivitas ekonomi. Sementara itu, pilar jaga aturan dan jaga amanah dinilai krusial untuk memastikan profesionalisme internal kepolisian tetap terjaga.

Romadhon menegaskan, kehadiran program ini memperlihatkan kualitas kepemimpinan Kapolda Asep yang mampu merajut kebersamaan antara polisi, pemerintah daerah, dan komunitas warga. “Beliau tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu membangun rasa percaya. Itu sangat penting di Jakarta yang begitu majemuk,” tambahnya.

Publik pun menilai program ini sebagai momentum baru untuk mengembalikan kepercayaan warga terhadap institusi kepolisian. Dengan pendekatan yang lebih humanis dan berbasis partisipasi masyarakat, “Jaga Jakarta” diyakini mampu menjawab tantangan keamanan di ibu kota, sekaligus memperkuat kontrak sosial antara aparat dan warga.

Dalam berbagai kesempatan, Kapolda Asep sendiri menekankan pentingnya sinergi. Ia menyebut keamanan Jakarta bukan hanya tugas polisi, tetapi juga kontrak bersama warga. Pesan itu kini menjadi energi baru yang menyatukan harapan: menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih aman, tertib, dan manusiawi.

Peluncuran “Jaga Jakarta” menunjukkan satu hal: kepemimpinan yang berpihak pada warga akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Kapolda Asep Edi Suheri berhasil menegaskan bahwa polisi yang visioner adalah polisi yang hadir, mendengar, dan menjaga.

Previous Post

Dari Brisbane Menuju Dunia: Pertamina Cetak Talenta Muda untuk Transisi Energi Berkeadilan

Next Post

Literasi Expo 2025: Wakapolri Tegaskan Budaya Baca sebagai Landasan SDM Unggul Polri

Related Posts

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026
JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan
HUKUM

JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan

Juni 29, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved