Timnas U-23 gagal meraih Emas di SEA Games 2015 di Singapura. Impian menjadi yang terbaik tidak berakhir manis Timnas U-23 Di Bantai setelah dihajar Thailand pada laga semifinal dan ditundukkan Vietnam pada perebutan tempat ketiga.
Usai kekalahan tersebut Pelatih Timnas U-23 Aji Santoso menyatakan bertanggung jawab atas kegagalan anak asuhnya. Dirinya bahkan menyatakan akan kembali ke Malang, Jawa Timur usai SEA Games.Para pemain Garuda Muda sudah berjuang maksimal. Apalagi mereka bertolak ke Singapura bersamaan dengan keluarnya sanksi FIFA akibat intervensi pemerintah terhadap PSSI.
“Kontrak saya memang sudah habis setelah SEA Games ini. Jadi saya akan pulang ke Malang dan fokus di akademi sepakbola milik saya,” ungkapnya seperti dilansir situs resmi PSSI, Senin (14/6/2015).
Aji Santoso menyatakan berniat membentuk bibit-bibit masa depan melalui sekolah sepakbolanya. Namun Aji tidak akan lepas tanggung jawab atas hasil di SEA Games.Aji mempersilahkan kepada pelatih lain untuk menjadi suksesornya di kemudian hari. “Mungkin saya akan memberikan kesempatan pada pelatih lain,” paparnya.
Vietnam Lebih Tangguh
Kekalahan Timnas U-23 Timnas U-23 Di Bantai dan harus mengakui ketangguhan Vietnam pada perebutan tempat ketiga cabang sepakbola SEA Games 2015 di Singapura. Evan Dimas dan kawan-kawan ditundukkan Vietnam 0-5, sama seperti saat melawan Thailand di semifinal.
Evan Dimas juga menyebut mental pemain masih terganggu karena sanksi FIFA. Mengembalikan kondisi mental tidak berjalan sesuai harapan meski telah mencoba saat latihan. “Mohon jangan salahkan pemain. Mereka sudah berbuat maksimal di lapangan dan selama SEA Games 2015,” kata Aji Santoso.
Aji mengungkapkan, staf pelatih marasa sulit memompa kembali semangat pemain mendekati akhir SEA Games. Para pemain tidak konsentrasi karena memikirkan nasib setelah tiba di Tanah Air. “Ini fakta bukan sekadar mencari alasan. Mereka tidak tahu harus bagaimana setelah tiba di Indonesia,” imbuhnya.


