Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Prestasi Indonesia di Sea Games Sekarang Jauh Lebih Buruk Dari Zaman Roy Suryo?

by Redaksi
Juni 16, 2015
in Sport
Reading Time: 2min read
prestasi indonesia di sea games imam nachrowi roy suryo

Sumber foto : Okezone

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perolehan medali kontingen Indonesia di Sea Games 2015 alami degradasi dibandingkan perolehan ketika masa kepemimpinan Roy Suryo. Informasi terakhir, Indonesia akhirnya terhenti di peringkat 5 klasemen sementara Sea Games 2015, (Senin, pukul 17.00 WIB). Perolehan ini jauh dari target yang dicanangkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dengan perolehan  72-79 keping emas untuk memperbaiki posisi menjadi peringkat 2.

Prestasi olahraga nasional yang menurun dengan torehan 45 emas, 56 perak, dan 72 perunggu dibawah pimpinan Imam Nahrawi terus menuai kritik pedas dari masyarakat Indonesia. Pasalnya, prestasi ini jauh berbanding terbalik dengan pencapaian atlet sewaktu dipimpin Roy Suryo dengan raihan 65 medali emas, 84 perak dan 111 perunggu.

Prestasi Indonesia di Sea Games

Sebelumnya, Roy Suryo juga berhasil menaikkan pamor olahraga Indonesia dikancah internasional dengan torehan prestasi bergengsi seperti Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis (2013), All England (2013-2014), juara umum ASEAN Pada Games Myanmar (2013), dan juara umum Islamic Solidarity Games (2013).

Roy Suryo mengaku tidak ingin terlalu mengomentari  tentang kegagalan kontingen Merah Putih merebut posisi runner up di Sea Games Singapura 2015. Ia merasa tidak pantas untuk mengkritik orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga itu. “Masyarakat Indonesia bisa menilai kinerja seseorang tak terkecuali Menpora,” kata Roy. Pria berkumis ini menyerahkan penilaian kepada masyarakat tentang kinerja Imam Nahrawi dalam membenahi olahraga nasional.

“Kalau menjawab kabar itu terus terang saya upset lihat kondisi olahraga nasional terakhir ini. PSSI dipecah dan Indonesia pertama kalinya dalam sejarah kena sanksi FIFA, KNPI dipecah juga, SEA Games melorot bahkan sepak bola Indonesia tidak masuk final. Padahal targetnya runner up,” ungkap Roy kepada wartawan, Senin (15/6/2015).

“So, saya tidak perlu berkomentar lagi (tidak etis selaku mantan Menpora, – red), biarkan masyarakat yang menilai mas. Yang jelas semuanya sudah terbukti dan Gusti Allah tidak sare mas. Padahal kita mau tuan rumah Asian Games 2018 lho mas, kalau tidak mendapatkan ranking bagus hancur nama Indonesia,” tutup pria yang juga dikenal sebagai pakar telematika itu. (Dion Pramana / AP)

Tags: Imam NachrowiMenporaRoy SuryoSEA Games
Previous Post

Dua Kubu Golkar Rukun Lagi Bahas Pilkada Serentak

Next Post

Menteri Agama Lukman Hakim Tak Ingin Lembaganya Terlibat Korupsi Seperti Masa SDA

Related Posts

Luar Negeri

Maarten Paes bantah rumor kepergiannya dari FC Dallas

Desember 27, 2025
Sport

Polrestabes Bandung: 1.200 personel amankan laga Persib vs PSM

Desember 27, 2025
Sport

Pernyataan Erick Thohir Sebut Sepakbola Pionir Revolusi Mental Dianggap Keliru

Mei 20, 2023
Sport

DPP HPN Gelar Event Golf: Bagian dari Kanalisasi Bisnis

Mei 5, 2023
Cetak Kader Benteng Ulama, SMP Hidayatun Nasyi’ien Bentuk Rayon Pagar Nusa Jagat 86
Daerah

Cetak Kader Benteng Ulama, SMP Hidayatun Nasyi’ien Bentuk Rayon Pagar Nusa Jagat 86

Desember 26, 2022
Gagas Senam SAH Saat Pandemi Covid 19, Menpora Zainudin Mendapat Penghargaan MURI
Sport

Gagas Senam SAH Saat Pandemi Covid 19, Menpora Zainudin Mendapat Penghargaan MURI

Agustus 21, 2021

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved