Jakarta, IndonesiaVisioner– Pengurus Pusat Forum Muda Riau (PP FORMURI) menyesalkan sikap mentri dalam negri Cahyo Kumolo untuk tetap melantik bupati rokan hulu terpilih suparman dijakarta minggu depan.
Berita itu sontak membuat PP Formuri geram dengan sikap inkonsisten mendagri yang dianggap plinplan dalam menyikapi kepala daerah yang tersandung kasus korupsi. Hal itu disampaikan oleh Saud Marganda T sebagai Koordinator Presidium PP Formuri (20/04) di kantor PP Formuri Jl. Swadaya jakarta selatan.
Saud mengatakan, menurut hemat kami bahwa penetapan nama Suparman dan Djohar Firdaus sebagai tersangka KPK memang terkesan terlambat mengingat rangkaian sidang tipikor kasus APBD Riau dipekanbaru bahwa nama tersebut selalu disebut-sebut dalam kasus korupsi.
“kami mendesak mendagri segera memberikan kejelasan status terhadap Suparman bupati rokan hulu terpilih apakah tetap dilantik atau tidak nengingat beliau juga sedang memiliki status hukum sebagai tersangka KPK tentunya dengan mempertimbangkan dampak sosiologis yang nantinya menimpa masyarakat di kabupaten rokan hulu Riau jikalau mendagri salah nengambil langkah.” Ujar saud yang juga
Saud menambahkan bahwa para pejabat di riau yang tersandung kasus korupsi harus di proses secara hukum yang berlaku agar status nya jelas dimata hukum sehingga tidak terjadi pemberitaan yang membuat masyarakat resah khusus masyarakat kabupaten rokan hulu Riau.
“Tentunya ini menjadi aib dan kekecewaan bagi kami masyarakat Riau khususnya di PP Forum Muda Riau tentang trend pejabat riau yang selalu tersandung prilaku koruptif tanpa memperhatikan nilai-nilai kemelayuan terhadap amanah yg diberikan.” Mengakhiri.






