Jakarta, IndonesiaVisioner-. Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) menggelar pelatihan advokasi tahap pertama dengan menggandeng PADMA Indonesia. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan selama tiga hari di Aula Margasiswa I, Jln. Dr. Samratulangi Menteng Jakarta Pusat, (Jumat-Minggu/22-24 April).
Kegiatan tersebut mengangkat tema ‘Animasi Spiritual’ yakni tentang keadilan, perdamain dan keutuhan ciptaan. Presidium Pendidikan dan Kaderisasi Pengurus Pusat PMKRI, Yovensius Prima Kago yang juga menjadi coordinator kegiatan mengatakan bahwa pelatihan advokasi pertama ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan Pengurus Pusat PMKRI untuk memperkuat kapasiatas internal PMKRI sehingga mampu menyelasaikan setiap masalah social secara tuntas khususnya dalam menjawabi kedua isu besar PMKRI yakni radikalisme dan ekologi.
“Sesuai dengan isu besar PMKRI yaitu radikalisme dan ekologi dimana begitu maraknya kejahatan atas lingkungan dan gerakan radikalisme, maka PMKRI berkewajiban untuk memperkuat pemahamn tentang advokasi sebelum terjun langsung ke lapangan”, ungkpnya.
Ia juga menambahkan, bahwa pentingnya mengetahui dan memahami animasi spiritual yang menjadi spirit perjuangan kader Katolik.
“Animasi spiritual ini sangat berguna karena menjadi spirit perjuangan kader Katolik, sehingga kelak ia mampu memahami sesungguhnya dengan menggunakan apa ia berjuang dan untuk siapa dia berjuang” katanya.
Ia juga mengharapkan, dengan kegiatan ini para kader PMKRI seluruh Indonesia bisa menyelenggarakan pelatihan yang sama agar mereka mampu memahami dan menyelesaikan secara tuntas setiap persoalan yang terjadi di masyarakat.
“PMKRI tidak sekedar berjuang sporadic dan dan heroic saja dalam menanggapi persoalan, tetapi memiliki semangat yang menjiwai perjuangannya yakni iman Kristiani dan Yesus sebagai teladan gerakan”, pungkasnya.
Sementara itu, Pendiri PADMA Indonesia, P.Nobert Betan, SVD yang sekaligus menjadi fasilitator kegiatan, menegaskan akan pentingnya materi animasi spiritual dalam setiap advokasi yang dilakukan PMKRI.
“Animasi spiritual sengaja diberikan pertama karena merupakan dasar dari seluruh perjuangan untuk keadilan, perdamain dan keutuhan ciptaan” ungkapnya.
Menurutnya animasi spiritual terdiri dari tiga hal yakni, ajaran-ajaran yang terdapat dalam Kitab Suci, ajaran social gereja dan teologi praktis. Ketiga hal ini menurutnya, akan mampu menjadi daya dorong batiniah untuk berjuang. Selain itu ia jga menegaskan soal pentingnya sipiritualitas dalam setiap perjuangan.
“Kalau kita tidak mempunyai daya dorong dalam berjuang maka kalau ada tantangan kita akan langsung goyah. Sebaliknya, ketika spiritualitas kuat maka ia akan mampu bertahan”, ujarnya.
Ia juga sangat mengharapkan kepada seluruh kader PMKRI agar mendasari segala perjuanagannya pada spiritualitas Kristiani. “Harapan saya kepada seluruh anggota PMKRI untuk menadasri perjuangannya pada spiritualitas Kristiani yang didapatkan di dalam animasi spiritual ini”, katanya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh utusan dari PMKRI Cabang Jakarta Pusat, PMKRI Cabang Jakarta Selatan dan PMKRI Jakarta Utara. (MR. Vis)






