Ternate, IndonesiaVisioner- Sidang kasus dugaan pemalsuan identitas putra kembar di Pengadilan Negeri (PN) Ternate dengan terdakwa Nita Budhi Susanti sangat memberatkan dan membuat nita terlihat shock, Kemarin, Kamis (12/5)
Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi yang dipimpin Wakil Ketua PN Hendri Tobing itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan delapan saksi. Saksi memberatkan posisi Nita yang diragukan kehamilan nya.Setelah sidang kemarin, kondisi Nita tiba-tiba berubah. Setelah keluar dari ruang sidang, Nita jatuh pingsan. Terdakwa kasus dugaan pemalsuan identitas putra kembar yang mengenakan kebawa putih itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Ternate. “Memang akhir-akhir ini kondisi klien kami tidak fit,” kata PH Nita, Iman Arif Hakim kepada awak media Kamis (12/5)
Menurutnya, atas dasar kurang fitnya Nita hingga pingsan kemarin, pihaknya akan mengajukan kembali permohonan penangguhan penahanan ke PN Ternate. “Sayang sekali, permohan kami yang tadi ditolak. Makanya besok (hari ini) kami akan ajukan permohonan lagi,” katanya.
Iman mengatakan, Nita harus membutuhkan perawatan khusus agar kembali fit untuk mengikuti persidangan dengan baik. “Nita harus dirujuk ke rumah sakit lain agar mendapat perawatan khusus,”harapnya tanpa menyebut nama rumah sakit.
Dihubungi terpisah, JPU Abdul Rahman mengatakan, dalam sidang lanjutan kamis (19/5) pekan depan, pihaknya akan kembali mengahdirkan sejumlah saksi. Menurut dia, sedikitnya 28 saksi harus ikut bersaksi dalam kasus Nita. “Sudah delapan yang bersaksi, berarti masih 20 saksi lagi,” jelasnya.






