INDONESIA VISIONER, Sidoarjo – Warga Kedungbanteng Kecamatan Tanggulangin dan sekitarnya, berkumpul di lapangan Desa Kedungbanteng, memeriahkan acara “Sidoarjo Menyapa” yang diselenggarakan atas inisiator Pemkab. Sidoarjo di dukung penuh oleh PT. Lapindo Brantas Inc dan SKK Migas.
Kemeriahan warga tampak sekali saat dimulainya acara permainan berhadiah, yang membuat suasana kegiatan menjadi lebih semarak. Mulai dari lomba tradisional tempo dulu, seperti balapan bakia (kelompen), balapan karung, lomba joget.
Salah satu warga desa Kedungbanteng Ilham menyambut baik kegiatan ini menurutnya hal yang demikian ini masyarakat akan menjadi lebih dekat dengan pemimpinnya, karena selama ini warga tidak bisa langsung bertatap muka dengan bupati. Lebih dari itu, warga jadi lebih tahu sosok pengembang atau pengusaha yang akan mengembangkan Desa Kedungbanteng ini.
Tampak hadir pejabat dalam kegiatan ini, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Presiden Direktur Lapindo Brantas Inc Tri Setia Sutisna, Direktur PT Radar Media Surabaya Lilik Widyantoro, Kepala Dinas PU Bina Marga Sigit Setyawan, Kepala Dinas PU Pengairan Fatkhurahman, Kabid Tata Bangunan Dinas PU Cipta Karya Yudi Kartika, Sekcam Tanggulangin Yani Setyawan dan Kades Kedungbanteng Tohirin
Saiful Ilah mengapresiasi dan mengaku gembira bisa bertemu warga Kedungbanteng secara langsung. Kegiatan sangat positif untuk membangun jalinan komunikasi, antara warga dengan Pemkab Sidoarjo serta pihak manajemen pengusaha. “Kami ingin ini terus tercipta, sehingga warga lebih damai dan kondusif,” kata Saiful llah.
Saiful llah menambahkan, PT Lapindo Brantas Inc. memiliki sejumlah sumur di Tanggulangin. Salah satunya di Kedungbanteng. Karena itu, komunikasi yang baik antara Pemkab Sidoarjo, Lapindo dan warga sangat dibutuhkan. “Apalagi Lapindo juga telah memiliki itikad baik untuk membayar ganti rugi korban lumpur. Kami harap respon positif dan keguyuban ini terus berlanjut ke depan,” harap pria yang dua periode berturut-turut memimpin Sidoarjo itu.
Presiden Direktur Lapindo Brantas Inc Tri Setia Sutisna mengatakan, kegiatan Lapindo di kawasan Tanggulangin sudah terjalin sejak 1990. Karena itu diharapkan kerjasama itu terus ditingkatkan untuk peningkatan kesejahteraan warga sekitar. “Kami komitmen untuk membantu Sidoarjo dalam pengelolaan gas di Kota Delta,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Ahli Geologi (IAGI) Jawa Timur, Handoko Teguh Wibowo yang juga hadir mengungkapkan jika, pengembangan sumur Lapindo di Tanggulangin salah satunya di Kedungbanteng di pastikan aman. Tingkat keamanan itu sudah diuji dan bisa dipertanggungjawabkan. “Kawasan di sekitar semburan juga kami usulkan menjadi obyek wisata geopark,” terangnya. (Hdr-VIS)






