Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Jaminan Pensiun Di Indonesia paling Kecil di Dunia

by Aulia Rachman Siregar
Oktober 15, 2016
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Jaminan Pensiun Di Indonesia paling Kecil di Dunia
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Banjarmasin–  Jaminan Pensiun (JP) di Indonesia dengan prosentase sebesar 3% dan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar 5.7% dari pendapatan pekerja dinilai relatif paling rendah di dunia. Hal itu disampaikan oleh Abdul Latief selaku Kadiv komunikasi BPJS ketenagakerjaan dalam acara sosialisasi program BPJS ketenagakerjaan dan Rakorwil Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (MP BPJS) se Kalimantan di Hotel Banjarmasin Internasional,  Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (15/10).

 

Foto : Abdul Latief Kadiv komunikasi BPJS ketenagakerjaan menyampaikan materi dalam Rakorwil MP BPJS se Kalimantan di Banjarmasin
Foto : Abdul Latief Kadiv komunikasi BPJS ketenagakerjaan menyampaikan materi dalam Rakorwil MP BPJS se Kalimantan di Banjarmasin

Di Malaysia, Singapura, Brunei dan koloni Inggris itu gunakan program JHT tapi tidak punya program jaminan pensiun.  Maka  biasanya iuran-nya tinggi. Berbeda lagi di negara welfare state itu punya program jaminan pensiun. Filipina, Thailand, Vietnam punya ada jaminan pensiun.  Di Malaysia JHT mencapai 23%, Singapura 36%, Philipina 12%, bahkan di negara paling miskin di Afrika saja sudah mencapai di atas 8%.  BPJS ketenagakerjaan berencana untuk mengajukan penyesuaian jaminan pensiun dan jaminan hari tua kepada pemerintah untuk disesuaikan secara bertahap hingga 1-2 tahun ke depan.  Idealnya jaminan pensiun itu sekitar 15%, namun tentu saja di dunia ini iuran pensiun sangat bervariasi. “Memang situasi perekonomian nasional sedang alami kelesuan, upaya perbaikan kualitas sistem jaminan pensiun mesti dilakukan,” ujar Latief.

Hery Susanto, Koordinator Nasional MP BPJS menambahkan bahwa Indonesia memang terlambat dan masih terbelakang dalam melaksanakan jaminan sosial. Kontruksi dan implementasi Jaminan Sosial di Indonesia belum ideal. Jika iuran program pensiun tetap rendah atau penarikan manfaat program jaminan hari tua(JHT) tidak terkendali karena goncangan ekonomi dan PHK massal pasti membahayakan situasi nasional.

Menurut Hery, langkah penyesuaian prosentase JP dan perbaikan tata kelola JHT oleh BPJS ketenagakerjaan harus didukung pemerintah.  Pemerintah jangan membuat blunder politik dalam sistem pengelolaan jamsos nasional, kami lihat banyak pejabat menteri kabinet Jokowi-JK yang gagal paham jamsos, utamanya menteri terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Kornas MP BPJS menginstruksikan seluruh jajaran MP BPJS se Kalimantan untuk mendirikan posko-posko pendaftaran peserta BPJS ketenagakerjaan di rumah-rumah pengurusnya. Plus mendukung pembentukan kantor BPJS ketenagakerjaan cabang luar negeri, khususnya di negara tetangga yang berbatasan dengan wilayah Kalimantan yakni Malaysia Utara dan Brunei Darussalam. (Vis/Don)

Tags: Jaminan Pensiun Di IndonesiaMpbpjspaling Kecil di Dunia
Previous Post

Mengumumkan Nama Calon Menteri LUHUT Melebihi Kewenangan Presiden Jokowi

Next Post

Pemda Tunggak Iuran JKN Disoal

Related Posts

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Timur Tengah Kembali Panas, Rupiah & Mata Uang Asia Lemas
Ekonomi

Rupiah Masih Melemah, Tertekan Harga Minyak dan Isu Fiskal

April 11, 2026
Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean
Ekonomi

Kelangkaan BBM Akibat Perang Iran Ancam Produksi Beras di Asean

April 11, 2026
Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan
Ekonomi

Purbaya Jamin BBM Subsidi Tak Naik Hingga Akhir 2026 Tapi Kehati-hatian Tetap Diperlukan

April 7, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved