Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PB FORMMALUT : Ismail Ibrahim Korban Fitnah

by Aulia Rachman Siregar
November 9, 2016
in Nasional
Reading Time: 2min read
PB FORMMALUT : Ismail Ibrahim Korban Fitnah
0
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Jakarta– Gerakan Damai 4 November 20116 yang diikuti ribuan umat islam itu menuntut polisi mengusut dugaan penistaan agama yang dilakukan gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Purnama alias Ahok.  Demo sempat terjadi ricuh pada batas perjanjian demo sudah lewat dari pukul 18.00 wib. Foto yang beredar dari berbagai media menyudutkan nama Ismail ibrahim terlihat mengenakan atribut oraganisasi himpunan mahasiswa islam (HMI).

Ibrahim Folasimo Ketua Umum Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (  PB-FORMMALUT ) Jabodetabek diwawancarai mengatakan Ibrahim Ismail hanya menjadi korban dari demo kemaren, kita datang untuk memberikan semangat agar tetap tabah dan akan mengawal sampai bebas.

“Polisi harus objektif menilai ini, jangan hanya mencari kambing hitam, karena menjadi viral dari informasi beberapa foto yang tersebar di media adik kami menjadi tersangka,” Ungkap Ibrahim Folasimo saat membesuk saudara Ismail Ibrahim di tahanan Polda DKI Jakarta, Rabu (9/11).

Ismail Ibrahim mengalir darah pemberani Sultan Nuku yang berasal dari Tidore, sebagai PB FORMMALUT maka kami menyatakan :

1). Meminta pihak kepolisian untuk mengklarifikasi soal isu provokasi terhadap. Mahasiswa HMI yaitu Ismail Ibrahim dan teman-taman yang di tahan di polda saat ini.

2). Aksi demo pada tanggal 4 November tidak akan terjadi jika penegak hukum melakukan tindakan hukum cepat terhadap penistaan agama itu dengan cepat.

3). Proses penangkapan yang di lakukan tidak sesuai dengan proses hukum.

4). Hentikan Kriminalisasi terhadap gerakan aspirasi mahasiswa dan rakyat.

Kepada kedua orang tua, keluarga besar Ismail Ibrahim, masyarakat Kesultanan Tidore dan Maluku Utara, untuk tetap tenang, kami akan selalu mengawal Ismail Ibrahim untuk mendapatkan advokasi dan keadilan hukum yang seadil-adilnya.

Dari informasi yang dihimpun oleh awak media sudah mengklasifikasi, kalangan kampus Universitas Nasional memang tidak yakin dengan tuduhan polisi bahwa Ismail sebagai provokator ricuhnya demo 4 november.

“Ismail bukan mahasiswa yang suka demo semangat belajarnya tinggi ditengah kesulitan ekonomi keluarganya” kata salah seorang dosen UNAS saat awak media datang ke kampus Unas meminta Klarifikasi.

Orang tua Ismail adalah petani Tidore. Maluku Utara, untuk membiayai hidup di Jakarta Ismail tinggal di rumah orang satu kampungnya yang di kawasan pasar minggu Ismail membersihkan rumah, mengasuh anak dan pekerjaan rumah tangga lainnya “untuk menghemat biaya, ke kampus dia nak sepeda dia berjuang keras untuk membiayai hidupnya di jakarta” ucap dosen tersebut.

Tahun lalu dia terpilih menjadi ketua himpunan mahasiswa sosiologi FISIP UNAS, kawan-kawannya memilih karena Ismail pernah menjadi pengurus periode sebelumnya, bukan karena kepandaian dan aktivitasnya Ismail juga menjadi angoota HMI komisariat Unas, saat mahasiswa unas unjuk rasa mengenai kenaikan biaya sidang skripsi, Ismail tidak ikut serta “dia yang mengadakan dialog antar mahasiswa dengan rektorat” ucapnya.

Anggota DPD RI Basri Salama dikutip laman Facebook nya mengatakan “Sy meyakini benar, bahwa Ismail hnyalah korban dari skenario pembubaran masa. Atau bisa saja Ismail dan adik2 HMI hnya di jadikan sebgai kambing hitam.

Tuduhan terhadap Ismail sebgai Provokator adalah tuduhan sadis yg memang sengaja dibuat.  Anak muda ini sendiri tdk tahu apa itu provokator, Tuduhan ini kemudian membuat mereka yg mengagung2kan ahok menghina dan menjelek2kannya.

 

Saat menjenguk Ismail pengurus FORMALUT membawakan Ismail buku Dibawah Bendera Revolusi untuk menemani selama di sel tahanan. Dan berpesan agar tabah karena perjuangan akan ada ujianNya. (Vis/Jo)

Tags: FORMMALUTIsmail Ibrahim bukan Provokatorkorban Fitnah
Previous Post

HMI Korkom Unesa Siap Kerahkan Massa Ke Jakarta

Next Post

Pernyataan Sikap Mahasiswa Indonesia Timur

Related Posts

Gibran Buka Suara Soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo: “Jangan Cepat Menyimpulkan”
Nasional

Gibran Buka Suara Soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo: “Jangan Cepat Menyimpulkan”

Agustus 1, 2026
Membaca Survei, Belajar dari Jokowi
Nasional

Membaca Survei, Belajar dari Jokowi

Agustus 1, 2026
Kepala BNPT Apresiasi Hoegeng Awards, Harap Jadi Gerakan Budaya di Polri
Nasional

Kepala BNPT Apresiasi Hoegeng Awards, Harap Jadi Gerakan Budaya di Polri

Agustus 1, 2026
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Malam Ini, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Nasional

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Malam Ini, Prabowo Dijadwalkan Hadir

Agustus 1, 2026
Dino Patti Djalal Ingatkan Deforestasi Papua Ancam Target Emisi dan Stabilitas Global
Nasional

Dino Patti Djalal Ingatkan Deforestasi Papua Ancam Target Emisi dan Stabilitas Global

Agustus 1, 2026
Prabowo Sebut Iran Punya Senjata Nuklir, Peringatkan Perlombaan di Timur Tengah
Nasional

Prabowo Sebut Iran Punya Senjata Nuklir, Peringatkan Perlombaan di Timur Tengah

Agustus 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Alasan Pertamina

Gejolak Harga Minyak Diramal Capai Puncak Q3, Mereda Akhir 2026

Harga Minyak Melemah, Arus Pelayaran Lewat Hormuz Meningkat

Gibran Buka Suara Soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo: “Jangan Cepat Menyimpulkan”

Investasi Rp1 Triliun, Kawasan Peternakan Ciangir Mulai Dibangun Akhir 2026

Membaca Survei, Belajar dari Jokowi

TERPOPULER

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Alasan Pertamina

Gejolak Harga Minyak Diramal Capai Puncak Q3, Mereda Akhir 2026

Harga Minyak Melemah, Arus Pelayaran Lewat Hormuz Meningkat

Gibran Buka Suara Soal Survei Kepuasan Publik ke Prabowo: “Jangan Cepat Menyimpulkan”

Investasi Rp1 Triliun, Kawasan Peternakan Ciangir Mulai Dibangun Akhir 2026

Membaca Survei, Belajar dari Jokowi

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved