Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

HMI Korkom Unesa Siap Kerahkan Massa Ke Jakarta

by Aulia Rachman Siregar
November 8, 2016
in Daerah, HUKUM
Reading Time: 2min read
HMI Korkom Unesa Siap Kerahkan Massa Ke Jakarta
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penangkapan terhadap 5 (lima) aktivis HMI oleh Polda Metro Jaya merupakan tindak kesewenang-wenangan. Penangkapan tersebut diduga berkaitan dengan kericuhan aksi damai Bela Aquran pada 4 November lalu.
Sebelumnya, kericuhan dalam aksi tersebut ditengarai sebagai hasil provokasi dari kader HMI. Pasalnya, sejumlah preman yang mericuhkan aksi memakai atribut HMI. Padahal, Ketua Umum PB HMI Mulyadi P. Tamsir sudah melakukan klarifikasi bahwa yang melakukan kericuhan bukanlah kader HMI. Mereka adalah penyusup. Saat kericuhan terjadi di depan Istana, massa HMI telah membubarkan diri ke belakang dan tidak kembali ke depan. Justru, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan yang provokatif dengan mengatakan HMI sebagai provokator tanpa fakta hukum.
Selain itu, dengan sewenang-wenang Polda Metro Jaya menangkap lima kader HMI pada Selasa, 8 November 2016 dini hari. Lima kader tersebut adalah Ami Jaya (Sekretaris Jenderal PB HMI), Ismail Ibrahim, Rizal Berhed, Romadhan Reubun, dan Rahmat Mony. Penangkapan tersebut dinilai tidak layak karena:
1. Pukul 22.00 WIB, 30 personel polisi yang tidak memakai seragam resmi dan tidak dalam kondisi normal membawa Sekjen PB HMI Ami Jaya secara paksa. Polisi datang, memaksa, membentak, dan membawa Ami Jaya. Tindakan polisi ini merupakan tindakan yang tidak beretika dan tidak sesuai dengan tata cara penangkapan.
2. Ismail Ibrahim dan Rizal Berhed ditangkap secara paksa di Tugu Proklamasi. Sementara Romadhan Reubun dan Rahmat Mony ditangkap di lokasi yang berbeda.
3. Hingga saat ini baik kuasa hukum maupun keluarga belum diperbolehkan bertemu dengan para tersangka di Polda Metro Jaya. Bahkan, hingga kelima kader HMI tersebut ditetapkan sebagai tersangka, kuasa hukum belum bisa mendampingi.
Sehubungan dengan peristiwa di atas, HMI Cabang Surabaya Koordinator Komisariat (Korkom) Unesa menuntut:
1. Bebaskan kader HMI yang ditangkap, yaitu Ami Jaya (Sekretaris Jenderal PB HMI), Ismail Ibrahim, Rizal Berhed, Romadhan Reubun, dan Rahmat Mony;
2. Sebagai aparatur negara, Polda Metro Jaya harus lebih bijaksana dalam menyikapi situasi dan kondisi.
3. Copot Kapolda Metro Jaya yang tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Bukan mendamaikan dan mengamankan persoalan tapi justru bertindak represif dan provokatif.

Ketua Umum Korkom Unesa, Tatang Sugiarto menambahkan, “apabila tuntutan kami yang notabene sama dengan tuntutan-tuntutan HMI se- Indonesia tidak diakomodir, ratusan anggota kami siap turun aksi ke Jakarta dan bergabung dengan massa HMI se-Indonesia”.

Previous Post

Jangan Ajarkan Kami Bertoleransi

Next Post

PB FORMMALUT : Ismail Ibrahim Korban Fitnah

Related Posts

BNI Akan Kembalikan Dana Hilang Rp28 M Gereja Aek Nabara
BUMN

BNI Akan Kembalikan Dana Hilang Rp28 M Gereja Aek Nabara

April 19, 2026
Apresiasi Langkah Bareskrim Polri Jaga Stabilitas Domestik dari Mafia Asing
HUKUM

Apresiasi Langkah Bareskrim Polri Jaga Stabilitas Domestik dari Mafia Asing

April 19, 2026
JAMMA Apresiasi Respons Cepat Gubernur Pramono Tangani Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta
HUKUM

KMI Apresiasi Langkah Tegas Polri Bongkar Penyelundupan Bawang Ilegal

April 19, 2026
Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu
HUKUM

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

April 15, 2026
Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono
Daerah

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

April 15, 2026
Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?
HUKUM

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

April 13, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

BNI Akan Kembalikan Dana Hilang Rp28 M Gereja Aek Nabara

TERPOPULER

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

Ini Bukti Kapal Pertamina Lintasi Selat Hormuz

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

BNI Akan Kembalikan Dana Hilang Rp28 M Gereja Aek Nabara

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved