Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

HMI Demo Balaikota, Meminta Usut Tuntas Jual Beli Jabatan ASN di Lingkungan DKI Jakarta

by Visioner Indonesia
April 8, 2019
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
HMI Demo Balaikota, Meminta Usut Tuntas Jual Beli Jabatan ASN di Lingkungan DKI Jakarta

Visioner.id, Malang – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta melakukan aksi demo di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Senin (8/4/2019).

Aksi demo yang dipimpin oleh Husen mempertanyakan seleksi pengisian jabatan yang strategis di lingkungan Provinsi DKI Jakarta, sesuai amanah UU Nomor 5 tahu. 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam orasinya, para pendemo yang dikawal ketat puluhan anggota kepolisian meminta Pansus Kepegawaian DPRD DKI Jakarta komisi A agar serius dalam mengawal jabatan KASN. Adanya isu jual beli jabatan harus juga diperhatikan. Komisioner KASN sudah menngetahui tapi belum ditindak.

Mereka juga meminta agar Pansus tidak kompromi atau tawar menawar dengan Gubernur Anies Baswedan soal adanya nepotisme dan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan pihak oknum Sekda, BKD dan TGUPP.

“Bagi kami, Seleksi Terbuka untuk 17 jabatan tinggi pratama DKI Jakarta bertentangan dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara maupun PP Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manejemen Pegawai Negeri Sipil. Olehnya itu, DPRD DKI Jakarta harus desak Gubernur Jakarta untuk revisi kembali seleksi terbuka ASN tersebut,” tegas Husen.

Padahal kalau melihat sebagaimana dalam pasal 108 ayat 1, sampai 4.
mengamanahkan tentang seleksi yang harus di lakukan secara terbuka dan kompetitif pada kalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan rekam jejak jabatan dan integritas serta persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku tanpa adanya monopoli dan oligarki dalam seleksi tersebut.

“Menurut kami, kader HMI Jakarta patut kiranya mempertanyakan proses seleksi yang di lakukan oleh sekda DKI Jakarta. dimana kami menduga kuat adanya titipan dalam proses tersebut,”ungkapnya dalam orasi didepan Balaikota.

Proses pengangkatan jabatan pada pimpinan Pemprov DKI Jakarta bagi kami masih adanya virus atau bibit penebar korupsi atau penyuapan Yang mana ada dugaan Pejabat yang memperoleh kedudukan dengan suap. Maka dengan segala cara ia akan berupaya mengembalikan uang saat menjabat atau saat menduduki jabatan tersebut.

Wajar saja bila kami dari kader HMI Jakarta mendorong Anies selaku Gubernur DKI JAKARTA dalam hal menyeleksi ulang beberapa pejabat yang di peruntukan untuk ASN tersebut. Dan Gubernur harus membentuk tim investigasi independen untuk menyelidiki adanya indikasi kecurangan dalam proses seleksi ASN di tingkat Pemprov DKI Jakarta agar terang benderang ada tidaknya praktik jual beli jabatan. Tim investigasi bisa melibatkan pihak-pihak yang berkompeten termasuk Komisi Aparatur Sipil Negara.

Bukan itu saja, agar isu miring tidak terus menggelinding, sudah seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hal melakukan proses penyelidikan terhadap sekda, TIM Tggupp, dan BKD DKI JAKARTA. Dan KPK segera bergerak menelusuri dugaan jual beli jabatan tersebut. Karna KPK dibentuk untuk mencegah tindak pidana korupsi kolusi dan nepotisme atau kongkalikong termasuk suap yang diduga mendompleng pada jual beli jabatan?

Asap dan api adalah dua hal yang berhubungan, berkaitan, serta menyebabkan sebab-akibat. Kini publik menunggu akhir penanganan sebuah dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Kita harap Gubernur DKI Jakarta mampu menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana,” tutupnya. (Tm).

Previous Post

IKHTIAR JOKOWI- MA’RUF AMIN : Pemuda Indonesia Timur Gelar Deklarasi Dukungan.

Next Post

Mahasiswa Sipil 2018 dari Malam Hari Hingga Dini Hari Bedah Tubes Mekteg

Related Posts

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet
Peristiwa

Polemik Hijab di Unhan Tak Perlu Berlarut, Aturan Sudah Jamin Hak Kadet

Agustus 25, 2026
Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas
Peristiwa

Prabowo Janji Naikkan Pangkat Pangdam dan Kapolda Riau Jika Karhutla Tuntas

Agustus 24, 2026
90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”
Daerah

90 Persen Karhutla di Kalimantan Disebut Disengaja untuk Buka Lahan Sawit, Menteri LH: “Ini Kejahatan Terencana”

Agustus 23, 2026
BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi
Daerah

BNPB: Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 91 Orang, 161 Ribu Warga Mengungsi

Agustus 23, 2026
Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan
Peristiwa

Ironis, Baru 64 Persen Tenaga Kesehatan yang Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Agustus 22, 2026
Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa
BUMN

Pertamina Hadir di Tengah Duka Flores: Bantuan Logistik dan Trauma Healing untuk Korban Gempa

Agustus 22, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PSI Menolak Dikaitkan dengan Budi Arie: “Kami Bukan Bagian dari Mereka”

Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Usai Diblokir Jelang Demo

Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Prabowo

DPR Usul Anggota KPI Pusat Ditambah Jadi 11, Komposisi Diubah, Fraksi PKS: Pemborosan!

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

TERPOPULER

PSI Menolak Dikaitkan dengan Budi Arie: “Kami Bukan Bagian dari Mereka”

Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Usai Diblokir Jelang Demo

Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Prabowo

DPR Usul Anggota KPI Pusat Ditambah Jadi 11, Komposisi Diubah, Fraksi PKS: Pemborosan!

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved