Jakarta, 24 Agustus 2026 – Presiden Prabowo Subianto menjanjikan kenaikan pangkat bagi Pangdam Riau Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, dengan syarat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut benar-benar tuntas. Janji ini disampaikan saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju, Riau, Senin (24/8/2026) .
“Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus,” puji Prabowo .
Dalam rapat tersebut, Presiden sempat menanyakan masa tugas kedua pejabat tersebut. Pangdam Agus mengaku telah bertugas selama satu tahun, sementara Kapolda Herry telah menjabat selama 17 bulan . Prabowo kemudian meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencarikan jabatan yang lebih tinggi bagi mereka setelah tugas penanganan karhutla rampung .
“Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektar karhutla) selesai, Panglima TNI, Kapolri,” ujar Prabowo .
Apresiasi untuk Kinerja di Lapangan
Presiden menilai langkah-langkah preventif yang dilakukan jajaran di Riau telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan laporan yang diterimanya, karhutla di Riau berhasil ditekan dari 16.000 hektare menjadi hanya tersisa sekitar 900 hektare . Saat ini masih terdapat tujuh titik kebakaran yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar .
Prabowo menegaskan dirinya adalah sosok yang terbuka dan akan memberikan apresiasi kepada pihak yang bekerja dengan baik, namun juga tidak ragu memberikan kritik keras jika kinerja buruk .
“Saya bukan apa-apa, saya kalau, Anda tahu saya kan… Kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi, kalau bagus, saya bicara bagus,” tegasnya .
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan melaporkan bahwa sepanjang tahun 2026, pihaknya telah menetapkan 36 tersangka dalam kasus karhutla dari 33 laporan polisi dengan total luas lahan terbakar 806,57 hektare . Herry juga mengkonfirmasi bahwa kasus yang terjadi sebagian besar dilakukan oleh perorangan yang ingin membuka lahan, dan belum ditemukan keterlibatan korporasi .
Presiden meminta agar perkembangan penanganan karhutla, terutama untuk 900 hektare lahan yang masih terdampak, segera dilaporkan setelah berhasil dituntaskan .






