Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Pemerintah Indonesia Perkuat Kerjasama Bidang Pendidikan dengan Prancis

by Visioner Indonesia
September 21, 2019
in Nasional
Reading Time: 3min read
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id – Pemerintah Indonesia dan Prancis memperkuat kerja sama bidang pendidikan. Kerja sama tersebut mencakup tiga sektor pendidikan, yaitu pendidikan vokasi, pendidikan anak usia dini (PAUD), dan peningkatan kerja sama penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa Prancis.

Sekjen Didik Suhardi mengatakan, sebagai rangkaian dari kerja sama tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Nasional Republik Prancis menggelar joint working group (JWG).

“Indonesia dan Prancis telah menjalin kerja sama bilateral yang erat, khususnya di bidang pendidikan. Kegiatan ini dilakukan untuk memetakan kerja sama yang potensial untuk diimplementasikan sesuai prioritas kedua negara berdasarkan asas resiprokal,” kata Didik saat membuka Indonesia-France JWG on Education, di Jakarta, Jumat (20/9/2019).

Berdasarkan siaran pers yang diterima SP, Sabtu (21/9/2019), Didik menjelaskan, forum JWG ini merefleksikan upaya bersama kedua negara untuk berkolaborasi menguatkan kerja sama untuk mempersiapkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.

“Kita (Indonesia dan Prancis) sudah lama bekerja sama di bidang teknologi, pada dua tahun yang lalu kita mempunyai kerja sama dengan Prancis di bidang teknologi di mana pemerintah Prancis membentuk training center dan ini akan berpihak di bidang otomasi,” jelas Didik.

Didik menyebutkan, lingkup kerja sama pendidikan vokasi akan dibicarakan secara lebih mendetail, terutama untuk penggunaan alih teknologi, pengajaran teknologi bagi para guru dan siswa, pertukaran pelajar dan pendidik antara kedua negara.

Pada kesempatan yang sama, Herve Tilly, perwakilan Kementerian Pendidikan Prancis, menjelaskan, kerja sama layanan pendidikan prasekolah dasar menjadi sektor potensial. Layanan ini, menurutnya, telah diwajibkan di Prancis, sebagai persiapan mendasar bagi generasi penerus.

“Sekolah pendidikan dini atau prasekolah diwajibkan bagi anak usia tiga tahun di Prancis, sebagai persiapan pengetahuan dasar, yaitu membaca, menghitung, dan menghargai sesama manusia,” jelas Hervé.

Menguatkan penjelasan tersebut, Didik mengatakan, dalam forum ini juga akan dibahas mengenai layanan prasekolah yang dapat digunakan untuk pengembangan PAUD di Indonesia.

“Terkait PAUD, Indonesia sudah punya standar pelayanan minimum, yaitu sebelum usia sekolah harus mengikuti pra-sekolah dasar. Dalam JWG Indonesia-Prancis akan membicarakan mengenai teknis pengelolaan layanan pendidikan pra sekolah. Kita akan banyak belajar dari Prancis untuk pengelolaan layanan pendidikan pra sekolah dasar,” jelas Didik.

Sementara itu, terkait materi kerja sama PAUD, Didik menegaskan, tidak menerapkan tuntutan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bagi para siswa PAUD. Sebab siswa PAUD seharusnya berada di usia bermain bukan diberikan tuntutan memiliki kemampuan calistung, sebagai persiapan memasuki jenjang sekolah dasar.

Kerja sama bidang bahasa berupa pertukaran guru dan siswa antarkedua negara. Hal ini untuk mendorong peningkatan penggunaan bahasa. Didik menjelaskan, kerja sama bidang bahasa telah dilakukan melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), yaitu pengiriman guru ke luar negeri untuk pembelajaran berbahasa Indonesia (berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan) bagi penutur asing.

“Tahun ini ada empat orang guru Indonesia dikirim ke Prancis untuk mengajarkan bahasa Indonesia di empat universitas yang mengajarkan bahasa Indonesia di Prancis. Jadi kerja sama ini, nantinya, berupaya untuk menambah jumlah penutur bahasa Perancis untuk mempelajari bahasa Indonesia di Prancis,”ujarnya.

Didik juga menyebutkan, pertemuan JWG juga akan membahas peluang kerja sama untuk meningkatkan penguasaan bahasa Prancis di kalangan siswa, agar dapat mendukung komunikasi yang lebih baik pada kerja sama Indonesia-Prancis di masa mendatang.

“Banyak juga anak-anak di Indonesia dan sekolah-sekolah di Indonesia memang belajar bahasa Prancis, kemarin kita sudah diskusi kecil, sudah menyampaikan bahwa ada keinginan untuk meningkatkan agar anak Indonesia bisa belajar bahasa Prancis, sehingga harapannya ini bisa menjadi jembatan komunikasi antara Indonesia dengan Prancis sehingga kerjasama kita akan semakin meluas,” jelasnya.

Sebagai informasi, hasil dari pertemuan ini akan dirangkum dalam dokumen Rencana Aksi Bersama Joint Action Plan, yang akan ditandatangani pimpinan delegasi kedua negara. Selain itu, program promosi bahasa akan diatur dalam Rencana Aksi Bersama Joint Action Plan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Institut Francais Indonesia (IFI), Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia di Jakarta. Kedua naskah kerja sama ini akan berlaku selama tiga tahun ke depan, 2020-2022. (BS/*)

Tags: Indonesia kerjasama bidang pendidikan dengan PrancisIndonesia Prancispendidikan
Previous Post

MUI Mengaku Setuju Perluasan Makna Perzinahan dalam RUU KUHP

Next Post

RAPI Pamekasan Masa Bhakti 2019-2023 Dilantik

Related Posts

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026
Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih
Nasional

Kata Istana Soal Rencana Reshuffle Kabinet Merah Putih

April 11, 2026
Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 
Nasional

Prabowo Curhat Pelaku Korupsi Biayai Gerakan Lawan Pemerintah 

April 11, 2026
Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir
Nasional

Jokowi Telepon MBZ, Tanya Perkiraan Kapan Perang Berakhir

April 6, 2026
Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya
Nasional

Prabowo Soroti Budaya Asal Bapak Senang di Pemerintahannya

Maret 20, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved