
Visioner.id – Aksi yang dilakukan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Lintas Komisariat ke kantor DPRD Pamekasan berjalan tertib, aman dan lancar.
Dalam aksinya mereka mengajak seluruh anggota DPRD Kabupaten Pamekasan untuk menolak sejumlah RUU yang dinilai kontroversial dan tidak pro terhadap rakyat.
Uswatun Hasanah selaku Ketum Kohati Komisariat IAIN Madura menegaskan, HMI datang sebagai penyambung lidah rakyat dan mengajak semua elemen masyarakat untuk menyatukan aspirasi.
“Siang hari ini bagi siapapun yang mencintai kemanusiaan, siapapun yang mencintai indonesia menimal mencintai diri sendiri mari kita berhimpun, mari bersatu dan mari kita satukan aspirasi,” ucapnya dengan lantang, Jumat (27/09/2019).
“Bapak DPR yang terhormat, kami disini Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) lintas komisariat se-Cabang Pamekasan menuntut agar DPR menolak terhadap RUU KPK dan RKUHP yang kami nilai itu sangat merugikan demokrasi Indonesia,” imbuh dia.
Menanggapi hal itu, perwakilan dari DPRD Kabupaten Pamekasan, Muhammad Sahur setelah membaca dan menandatangani pernyataan sikap yang diminta oleh massa aksi mengatakan pihaknya akan mengirim berkas tersebut sesuai dengan permintaan para pendemo.
“Mereka meminta untuk semua anggota DPR untuk menandatangani. Kami sudah meminta kepada pihak sekretaris dewan (sekwan) untuk mendatangi atau meminta anggota DPRD ini untuk tanda tangan,” tururnya.
Setelah ditandatangani, lanjut Sahur, pihaknya akan menyerahkannya lagi kepada HMI. “Karena ini kan inisiatornya HMI, mau dibawa ke Jakarta atau mereka yang berangkat?. Kalau diserahkan kepada kami, kami yang akan berangkat untuk menyampaikan aspirasi ini itu bentuk pertanggungjawaban kami,” ucap dia.
Di akhir penyampainnya, Sahur sangat mengapresiasi terhadap HMI yang menyampaikan aspirasi dengan damai dan tertib.
“Terakhir saya mengucapkan banyak terimakasih dan salam hormat kepada temen-teman HMI yang telah menyampaikan aspirasinya secara tertib,” sambung mantan aktivis PMII itu.
“Ini menunjukkan bahwa hmi adalah orang-orang intelektual dan beradab dan sangat sopan kepada kami,” tandasnya. (sin/haz)





