Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

DPR PAN Minta Risma Hentikan Parodi Pencitraan Ugal-Ugalan

by Visioner Indonesia
Januari 7, 2021
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta: Anggota DPR RI dari fraksi PAN, Ahmad Yohan, meminta menteri sosial, Tri Risma Maharani berhenti melakukan parodi pencitraan ugal-ugalan.

“Risma sebaiknya fokus ke penanganan Bansos pasca skandal korupsi yang melibatkan Mensos sebelumnya”, tegas Yohan saat dijumpai di bilangan Tebet Jakarta pada Rabu (06/01).

Yohan yang juga merupakan Ketua umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) ini menilai, hal paling urgen saat ini adalah menata ulang mekanisme dan struktur organisasi kerja Bansos. Agar bantuan yang diterima rakyat tidak seburuk sebelumnya. Bu Risma harus fokus mengurus mitigasi sosial terkait dampak pandemi.

“Di tengah-tengah kondisi negara yang ruwet, bu Risma tak pantas melakukan parodi pencitraan yang tidak perlu. Jangan menyelam di air keruh. Ia bukan lagi Walikota Surabaya. Saat ini dirinya menteri sosia”, ingat Anggota legislatif yang biasa disapa Ayo ini.

“Tak ada manfaatnya bagi rakyat yang saat ini tengah menghadapi situasi sulit saat pandemi dengan parodi pencitraan. Pilgub DKI masih Jauh” ujarnya.

Skala kerja Risma, ungkap Yohan, meliputi urusan sosial nasional. Risma bukan menteri sosial DKI Jakarta. Yang ditemukan Risma itu level tupoksinya Lurah atau Kepala Desa. Apalagi temuannya terkait tunawisma di Kawasan Sudirman itu tidak bisa diverifikasi,apakah itu warga Jakarta atau bukan.

Yohan juga mengingatkan bahwa, Jakarta ini episentrum kegiatan ekonomi. Penduduk dari daerah satelit seperti Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi itu siang hari melakukan mobilisasi ke Jakarta untuk mengais rejeki. Itu sebabnya, secara demografi, jumlah penduduk di Jakarta saat siang dan malam hari berbeda.

“Sekelas menteri, mestinya Risma mengetahui hal-hal teknis seperti ini, sehingga tidak asal comel. Apalagi sampai dijumpai Tunawisma di kawasan Sudirman-Thamrin itu tidak masuk akal. Disitu kawasan perkantoran dan bisnis. Bukan pemukiman. Saya kira hasil temuan blusukan Risma itu tidak terverifikasi dan syarat dangan drama” tutupnya. (SS)

Previous Post

SP TKBM Indonesia Kecam Pengusiran Buruh di JICT

Next Post

PB SEMMI : Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182, Pemerintah Perlu Evaluasi Dan Eliminasi

Related Posts

Default

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Juni 10, 2026
Default

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Juni 10, 2026
Default

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Juni 6, 2026
Default

Muncar

Juni 5, 2026
Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved