Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Densus 88 Bakal Lakukan Deradikalisasi Pada Anak-anak, Jaringan Aktivis Nusantara Sambut Baik 

by Visioner Indonesia
Maret 30, 2022
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta–Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn menyambut baik rencana Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) untuk melakukan deradikalisasi kepada anak-anak yang disinyalir direkrut menjadi kelompok teroris Negara Islam Indonesia (NII).

Menurutnya rencana Densus 88 tersebut perlu dilakukan guna menyelamatkan masa depan anak-anak bangsa dari ancaman virus radikalisme dan terorisme yang disebarkan oleh kelompok teroris seperti halnya ISIS, Jaringan Islamiyah (JI) atau Negara Islam Indonesia (NII).

“Mereka (anak-anak) yang direkrut oleh kelompok teroris NII itu adalah calon generasi penerus bangsa kita nantinya. Menyelamatkan mereka dari paparan ideologi yang anti Pancasila dan NKRI adalah tanggung jawab kita semua. Dalam hal ini, kita mendukung rencana baik Densus 88 Antiteror yang ingin melakukan deradikalisasi khususnya bagi anak-anak yang menjadi korban radikalisme-terorisme,” kata Romadhon.

Romadhon Jasn melanjutkan, bahwa tujuan dari deradikalisasi adalah untuk menghilangkan pemikiran radikal yang mengendap dalam pemikiran seseorang. Hal itu menurutnya sangat relevan dengan panggilan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018.

“Perlu diketahui, tujuan dari deradikalisasi adalah untuk melenyapkan paham radikal yang mengendap dalam pemikiran seseorang. Hal ini pun sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018. Namun dalam kasus ini kita perlu garis bawahi–di mana kebanyakan dari anak-anak yang terseret ke dalam dunia terorisme–ternyata dipengaruhi oleh keluarganya sendiri. Dengan demikian, upaya deradikalisasi khusus bagi anak-anak yang ingin dilakukan Densus 88 bisa menjadi solusi,” pungkasnya.

Diketahui, Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar  menyebutkan bahwa Densus 88 tengah berupaya mengatasi keterlibatan anak-anak dalam jaringan terorisme. 

Hal itu menyusul adanya informasi perekrutan anak di bawah umur oleh pelaku terorisme kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Sumatra Barat (Sumbar).

“Polri, dalam hal ini Densus 88 AT berupaya melakukan deradikalisasi dan terus mengupayakan agar bisa dideversi atau restorasi justice,” katanya, Selasa, (29/3/2022).

Aswin juga mengatakan upaya itu akan melibatkan Kementerian Sosial (Kemensos) dan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Kegiatan itu, lanjutnya, ditujukan dalam rangka moderasi beragama.

Namun, Aswin menjelaskan bahwa belum ada anak di bawah umur yang ditangkap dalam kasus itu. Dugaan sementara mereka baru ingin direkrut.

“Tidak ada penangkapan anak-anak,” ucap Aswin.

Previous Post

Perseroan Perorangan Hadir Lebih Dekat di Tengah Masyarakat Malang 

Next Post

POLRI Gandeng JAMNUSA dan BEM, OKP Melakukan Vaksinasi Serentak di 34 Titik

Related Posts

Default

Penguatan Kapasitas Akademik Universitas Dr. Soekarjo Banyuwangi Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Institusi

Mei 25, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Mei 21, 2026
Default

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

Mei 14, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara Apresiasi Sinergi BGN dan Kemenimipas:Wujudkan Keadilan Gizi Melalui Dapur Lapas

Mei 13, 2026
Default

Kasus Dugaan Korupsi BURT DPRK Bintuni Masuk Tahap Penyelidikan

Mei 7, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved