Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Diduga Lakukan Kongkalingkong Pada Proses Tender, Kamasta Desak KPK Panggil dan Periksa Kabag ULP Mubar

by Visioner Indonesia
November 6, 2022
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
77
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,- Keluarga Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (Kamasta) meminta Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk memanggil dan memeriksa Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra) karena diduga bermain-main dengan proses tender pengadaan barang/jasa. 

“Kami meminta KPK untuk memeriksa Pokja ULP Mubar karena hingga saat ini kami duga masih ada kongkalingkong dalam proses tender pengadaan barang/jasa di Pemda Muna Barat”, ujar Kismon Monierdin Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kajian Strategis dan Advokasi, di Jakarta, Minggu, 6/11/2022.

Kismon Monierdin menyampaikan berdasarkan hasil ivestigasi dan data-data yang kami miliki diduga kuat Pemda Muna Barat (Mubar) melakukan pengaturan server untuk proses tender, hal tersebut dilakukan agar tidak berhasil dalam proses upload penawaran.

“Hal semacam ini sudah terjadi sekian kalinya Karena pada tahun-tahun sebelumnya server layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) tidak bisa diakses, kami duga terjadi kembali persekongkolan lelang antar peserta/penyedia/perusahaan tertentu dengan ULP”, ungkapnya.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa Kamasta memiliki bukti tangkapan layar video dan foto dimana proses Upload penawaran dari 3 (tiga) berbeda selalu mengalami gagal Upload.

“Kita punya bukti video dan foto-foto proses upload penawaran dari 3 perusahaan berbeda yg selalu gagal”, tegasnya.

Kismon Kramat mengungkapkan indikasi persekongkolan itu semakin di kuatkan dengan beberapa paket hanya di ikuti oleh 1 peserta lelang. Cara-cara culas seperti ini terus berlanjut di ULP Muna Barat mereka seakan tanpa rasa takut dan berdosa melakukan hal tersebut.

“ULP Muna Barat ini semakin aneh pasalnya beberapa paket hanya di ikuti oleh 1 peserta lelang, ini semakin menguatkan kecurigaan publik bahwa terjadi persekongkolan yang terstruktur, sistematis dan masif”, tuturnya.

Kismon menyampaikan berdasarkan hasil kajian dan diskusi diduga ada permainan serta praktek perampokan dan monopoli yang dilakukan oleh kelompok tertentu dengan modus tender barang dan jasa, ini jelas dapat berpotensi terjadinya korupsi yang dapat merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah

“Kami menduga pihak ULP melakukan praktek Kolusi, Korupsi dan Nepotisme dalam proses lelang proyek”, ujarnya.

Diketahui, Kamasta bakal laporkan Kabag ULP Muna Barat di KPK RI, Senin, 7/11/2022

Previous Post

Respon BEM-SI Soal Tes Urin, Jaringan Aktivis Nusantara Sebut Gagasan Polda Metro Tidak Parsial

Next Post

Polri Duduki Posisi Lima Dunia, JAN : Ini Pengakuan Dunia Yang Harus Dijaga Bersama

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved