
Jakarta – Lembaga Survei Internasional, Gallup Global and Law resmi mendapuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai salah satu Kepolisian terbaik di dunia.
Dalam Survei terbaru itu, Institusi Kepolisian yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo itu masuk lima besar dunia. Kepolisian Indonesia bertengger di posisi lima setelah Kepolisian Swiss.
Menanggapi hasil survei tersebut, Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Romadhon Jasn turut angkat bicara. Menurutnya, survei Gallup Global and Law itu adalah bentuk apresiasi dunia terhadap kinerja Kepolisian Indonesia.
“Meskipun dalam beberapa bulan terakhir kinerja Kepolisian kerap mendapat sorotan, Masyarakat Dunia masih menaruh perhatian lebih terhadap Polri,” ungkap Romadhon kepada wartawan, di Jakarta (7/11).
“Bagi kami, hasil Lembaga Survei yang bermarkas di Amerika Serikat itu menandakan bahwa Indonesia di mata dunia–adalah salah satu negara yang aman dan nyaman bagi siapapun,” sambung Romadhon.
Lebih lanjut, Pria yang dibesarkan dalam lingkungan Nahdliyyin itu turut mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sejak menahkodai Polri.
Mantan Kapolda Banten itu menurutnya berhasil menjaga keamanan dalam negeri serta mengungkap kasus-kasus besar.
“Sepak terjang Jenderal Sigit sejak awal tahun awal tahun 2021 lalu hingga kini tergolong sangat baik. Beliau terbukti mampu menjaga stabilitas keamanan dalam negeri, hingga mengungkap sejumlah kasus besar,” ucapnya.
Romadhon menambahkan, ada sejumlah gejala umum yang bisa dirasakan masyarakat Indonesia sejak Polri dipimpin oleh Kapolri Listyo Sigit.
“Tidak bisa dipungkiri, ada sejumlah gejala umum yang dirasakan masyarakat sejak Polri dipimpin Pak Sigit. Pertama, soal situasi Kamtibmas yang relatif kondusif,” jelasnya.
“Kedua, soal transparansi Polri yang semakin meningkat. Polri dewasa ini lebih terbuka, akomodatif dan responsif dengan kritik, masukan dan aduan masyarakat,” katanya.
“Ketiga, soal integritas personil Polri. Di era Pak Sigit, integritas anggota Kepolisian semakin membaik dari segi SDM dan Pelayanan. Hal ini dimungkinkan karena sikap tegas dan berani beliau,” bebernya.
Di akhir kesempatan, mantan Pimpinan Besar Organisasi Mahasiswa Islam itu berharap hasil Survei Gallup Global and Law itu tidak membuat Polri berpuas diri.
“Semoga hasil survei itu tidak membuat Polri berpuas diri. Karena hal utama yang musti diperjuangkan adalah bagaimana mengembalikan kepercayaan publik terhadap Polri,” cetusnya.
“Untuk itu, masyarakat patut mendoakan dan memberi dukungan untuk Polri agar terus membaik. Dunia sudah menaruh kepercayaan kepada kita, dan kita wajib menjaga dan mengembangkannya,” pungkas Romadhon.
