Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Peduli Korban Kanjuruhan, Dinas P3A Kab. Malang Gelar Assesment Untuk Community Building

by Visioner Indonesia
November 9, 2022
in Daerah, Peristiwa
Reading Time: 3min read
Peduli Korban Kanjuruhan, Dinas P3A Kab. Malang Gelar Assesment Untuk Community Building

MALANG, Visioner.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sukses menggelar  assessment awal untuk Community Building hari pertama pada Senin 07 November 2022 kemarin. Kegiatan itu disambut antusias siswa korban tragedi kanjuruhan malang.

Kegiatan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan berakhir Kamis (10/11/2022) di sekolah SMP Hasanuddin Wajak Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas P3A) drg. Arbani Mukti Wibowo mengatakan, pelibatan sekolah dalam pemberian dukungan psikososial terhadap korban tragedi kanjuruhan sebagai perluasan sistem perlindungan pada anak terutama pada faktor emosi sosial.

Seperti diketahui, tragedi kanjuruhan menyisakan pilu mendalam bagi keluarga korban, termasuk kondisi psikologis korban pada anak. Baik yang terdampak langsung maupun yang menjadi saksi dalam tragedi tewasnya ratusan nyawa manusia.

Kehadiran kami dari Tim Gabungan Layanan Dukungan Psikososial yang di bentuk Dinas P3A disini untuk memberikan dukungan penuh terhadap anak-anak korban tragedi kanjuruhan. Selain itu, Arbani juga memastikan kondisi psikologis pada anak-anak segera pulih.

Ia menilai koordinasi bersama tim terbangun baik. Menurutnya pembukaan kelas community building ini merupakan salah satu wujud pendampingan nyata oleh UPTD PPA Dinas P3A Kabupaten malang bagi korban karena korban sangat perlu pendampingan “meski begitu masih banyak PR yang bisa dilakukan kedepannya untuk memberikan semngat bagi korban penyintas,”ungkapnya.

Adanya korban dan penyintas di sekolah dapat menambah resiko dan kerentanan yang perlu diperhitungkan pada masa rehabilitasi dan pemulihan.

Adapun faktor resiko kerentanan dapat terjadi karena beberapa hal yaitu;

  1. Lingkar pertemanan korban di kelas atau sekolah
  2. Siswa penyintas baik yang cedera maupun yang selamat
  3. Siswa yang memiliki minat dan hobi yang sama
  4. Juga karena kesejahteraan sosial seperti pelaku atau korban kekerasan fisik
  5. Siswa dengan catatan emosi sosial bermasalah.
    Kelima point ini menjadi catatan penting bagi Dinas P3A Kabupaten Malang.

Dikatakannya, para korban tragedi kanjuruhan yang berada di sekolah di kabupaten malang, menjadi fokus utama kita hingga hari Kamis (10/11/2022) nanti.

“Saya khawatir pada efek jangka panjangnya. Jika tak ada pendampingan seperti ini, tak ada upaya membantu mereka melewati trauma,”kata Kadis P3A Kabupaten Malang, drg. Arbani saat memberikan keterangan pada Selasa (08/11/2022).

Disisi lain, kita tidak dapat memantau para penyintas ini selama 24 jam dan apa saja kegiatan yang dilakukan.

Arbani mengatakan ini bentuk kepedulian langsung yg ditunjukkan Dinas P3A melalui UPTD PPA-nya.

“Kami berharap dengan adanya kelas community building ini dapat menambah semngat para penyintas dan segera pulih dari trauma,”imbuhnya.

“Saya kira dengan kami terjun ke sekolah-sekolah untuk melaksanakan dukungan psikososial bagi penyintas tragedi kanjuruhan akan menjadi motivasi buat tim untuk bekerja dalam bidang kemanusiaan,”terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Tim Gabungan Layanan Dukungan Psikososial ini terdiri dari Himpsi Malang, Fakultas Psikologi UMM, Fakultas Psikologi Unmer, Fakultas Psikologi UB, Fakultas Psikologi UIN Malang, Kun Humanity Sytem+, LKK-NU Kab Malang dan Millenial Utas.

Tags: #Community Building#Dinas P3A kabupaten Malang#Tragedi Kanjuruhan#UPTD PPA Kota Malang
Previous Post

Jaringan Aktivis Indonesia Minta Kabareskrim Mundur Jika Tidak Mampu Selesaikan Mafia Tambang di Kaltim

Next Post

Implementasi Misi HMI Dalam Kehidupan

Related Posts

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT
Daerah

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Agustus 20, 2026
Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana
Daerah

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Agustus 20, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”
Peristiwa

Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”

Agustus 18, 2026

Comments 1

  1. Ping-balik: Suasana Haru Mewarnai Pertemuan Anak dan Ibu Asal Kepanjen Yang Terpisah Selama 4 Tahun - Indonesia Visioner

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

TERPOPULER

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Enam Kepala Dinas di Bogor Tak Bisa Dihubungi, KPK Diduga Gelar OTT

Gibran Bawa Mahasiswa ke NTT untuk Pemulihan Gempa: Peran Nyata Generasi Muda di Tengah Bencana

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved