
Jakarta,- Badan Kordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islami (HMI) Jabodetabek-Banten Mendesak Jokowi Dodo untuk mencopot Erick Thohir dari Menteri BUMN karena di duga menggunakan fasilitas negara dalam melakukan kampanye politik.
“Kami meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mencopot Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, karena diduga telah menfaatkan fasilitas negara untuk melakukan kampanye”, ujar Yamin di Jakarta, Sabtu, 3/12/22.
Ketua Bidang Perguruan Tinggi dan kemahasiswaan (PTKP) Badan Kordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa (HMI) Jabodetabek-banten Yamin menyampaikan bahwa pengunaan foto Erick Thohir pada fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dapat diduga sebagai kampanye politik untuk menghadapi pemilu 2024
“Erick Thohir ini telah dicanangkan oleh beberapa kelompok tertentu untuk maju sebagai Presiden maupun calon Wakil Presiden di tahun 2024 mendatang, sangat tidak etis kalau menggunakan fasilitas negara untuk kampanye”, ujarnya.
Lebih lanjut Mantan Ketua Umum HMI Komisariat Universitas Bung Karno sangat menyayangkan seorang Erick Thohir yang notabenenya memiliki kapital yang sangat besar tetapi hanya karena syahwat politik pribadinya sehingga menggunakan jabatan dan fasilitas negara untuk melakukan kampanye politik.
“Kan Erick Thohir ini dikenal memiliki kapital yang besar, kalau masih mengunakan fasilitas negara untuk Kampaye dan memuaskan syahwat politiknya, ini sangat disayangkan”, tuturnya.
Yamin menduga munculnya beberapa kelompok kecil yang mendukung Erick Thohir sebagai Capres-cawapres 2024 mendatang timbul dari orang-orang dekat Erick Thohir itu sendiri.
“Dengan demikian maka sudah sangat tepat apabila Bapak Presiden segera mencopot Erick Thohir dari menteri BUMN”, jelasnya.
Alumni Universitas Nasional ini mengatakan sebagai pembantu presiden yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden tidak sepantasnya Erick Thohir menyelam sambil minum air, dalam hal ini jabatan dan fasilitas negara digunakan sembari melakukan manuver politik untuk menjadi Capres atau Cawapres di 2024 mendatang.
“Kami akan mengadakan konsolidasi untuk melakukan aksi dan audensi dengan presiden untuk secepat mungkin Erick Thohir dicopot dari menteri BUMN, karena kami tidak menginginkan apabila birokasi kementerian BUMN di urusi oleh orang-orang yang tidak berkompeten ditengah carut marutnya bangsa hari ini”, tutupnya.





