Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Generasi Z Bukan Objek Politik, Libatkan Sebagai Subjek

by Visioner Indonesia
Juni 10, 2023
in HUKUM, Nasional
Reading Time: 3min read
0
SHARES
137
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,- Pemilu sebagai salah satu proses politik dalam sistem demokrasi di Indonesia, sejatinya menjadi wahana untuk masyarakat dapat meningkatkan kualitas kehidupannya. Masyarakat dapat menilai, memilih dan menentukan arah perkembangan Indonesia ke depan. Tak terkecuali Generasi Z yang menjadi ujung tombak dan lokomotif era Indonesia Emas di tahun 2045 nanti. Peran dan partisipasinya tentu sangat diperlukan. 

Webinar Indonesia Mampu diadakan pada Sabtu, 10 Juni 2023 mengangkat tema “Pemilu Dalam Kaca Mata Generasi Z : Pandangan dan Harapan” dengan mengundang 3 (tiga) narasumber yang masing-masingnya adalah Hadi Suprapro Rusli selaku Direktur Eksekutif Ide Cipta Research and Cunsulting (ICRC), Zhilan Nabila dari Centennialz dan Giovanni Helmi Munif selaku Komisaris WargaMuda. 

Founder Indonesia Mampu, Endah Cahya Immawati, menyampaikan bahwa di dalam proses pemilu yang tahapannya sudah dimulai, gagasan dan harapan dari Gen Z penting untuk diketahui oleh para kontestan agar menjadi agenda politik yang diimplementasikan di dalam kebijakan, program, dan anggaran. 

“Penting bagi generasi Z untuk turut aktif mewujudkan politik/demokrasi yang substantif, berkualitas dan berintegritas, dalam rangka mewujudkan kehidupan ke arah yang lebih baik,”ujar Endah dalam pengantarnya di awal diskusi.

Dalam paparannya, Direktur Eksekutif Ide Cipta Research and Consulting (ICRC), Hadi Suprapro Rusli, menyampaikan bahwa tipologi dan kecenderungan politik generasi Z itu menyukai hal yang bersifat fleksible bukan otorotatif, pola akses dan kecenderungan yang berbeda terhadap media sosial, style, dan pilihan kebijakan yang berhubungan dengan isu pendidikan dan lapangan pekerjaan haruslah ditangkap oleh stakeholder pengambil kebijakan dan para kontestan. 

“Karakter pemimpin yang disukai oleh anak muda adalah prestasi, merakyat dan sederhana, berwibawa dan tegas, selain itu tidak mempunyai rekam jejak korupsi, jujur, dan pekerja keras” lanjut Hadi. 

Zhilan Nabila dari CentennialZ menyampaikan bahwa 40 % penduduk Indonesia merupakan generasi Z yang memiliki karakter inklusif, berbasis komunitas, dan mengorganisir gerakannya dengan menggunakan media digital. Termasuk dalam hal memandang dunia politik,

“Gerakan ini dipilih sebagai cara oleh Gen Z dibanding dengan strategi turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Karakteristik ramah digital inilah yang perlu disesuaikan oleh para kontestan,”tutur Nabila. 

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris WargaMuda, Giovanni Helmi Munif, yang juga merupakan perwakilan dari Gen Z menyatakan bahwa Gen Z itu sangat aktif terhadap isu-isu lingkungan, politik, kesetaraan gender dengan perspektif yang inklusif dan memanfaatkan media sosial di dalam mengorganisir dan mempengaruhi opini publik. 

“Gen Z memiliki pandangan bahwa diperlukan pendidikan yang inklusif, lingkungan yang berkelanjutan, dan partisipasi politik dalam komunitas melalui metode digitalisasi. Hal yang penting diperhatikan oleh para stakeholder yaitu bagaimana melibatkan generasi Z didalam proses politik, tidak hanya menjadi objek politik” tambahnya (*).

Previous Post

Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kelbung, Minta Kapolres Bangkalan Usut Tuntas Oknom Polisi Yang Menyerbakan Aduan Masyarakat

Next Post

Terkait Penghinaan Suku, Visioner Indonesia Ajak Masyarakat Percayakan Proses Pada Penegak Hukum

Related Posts

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan
HUKUM

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

April 24, 2026
Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif
HUKUM

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

April 24, 2026
Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Baru Korupsi Tambang Batu Bara Kalteng
HUKUM

Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Baru Korupsi Tambang Batu Bara Kalteng

April 24, 2026
Semudah Beli Pulsa: Gebrakan Kakorlantas Polri Jadikan BayarPajak Kendaraan Tanpa Ribet
HUKUM

Semudah Beli Pulsa: Gebrakan Kakorlantas Polri Jadikan BayarPajak Kendaraan Tanpa Ribet

April 24, 2026
KPK Kembali Panggil Khalid Basalamah dalam Korupsi Haji 
HUKUM

KPK Kembali Panggil Khalid Basalamah dalam Korupsi Haji 

April 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved