
Jakarta,- Sekretaris Jenderal Visioner Indonesia Akril Abdillah meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi dan senantiasa memberikan kepercayaan pada penegak hukum untuk menuntaskan segala persoalan mengenai dugaan penistaan suku di Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penegak hukum khusunya Polda Sultra untuk menyelesaikan masalah penistaan suku ini”, ucap Akril melalui keterangan persnya, Senin, 12/06/2023.
Akril mengatakan bahwa seluruh masyarakat Indonesia sangat sensitif akan isu-isu yang berbau Suku Ras Antar Agama (SARA).
“Darah mereka pun mendidih jika ada yang melakukan tindakan penghinaan terhadap adat dan budaya, serta suku dan bangsa”, tuturnya.
Akril mengajak masyarakat untuk percaya dengan penanganan hukum yang dilakukan oleh kepolisian. Mengutamakan penegakan hukum yang ada di Indonesia.
“Kita ini negara hukum, kita percayakan kepolisian untuk bekerja maksimal”, tuturnya.
Untuk diketahui, penghinaan terhadap suku Muna dilakukan oleh akun Aldi Aldi dalam grub Facebook Rumpun Ombonowulu.
“Berdasarkan hasil penelitian asal-usul masyarakat pulau Muna berawal dari budak yang di pekerjaakan oleh bangsawan kerajaan di masa lampau” tulisan postingan @Aldi aldi





