Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ramai Muhaimin Iskandar Akan Diperiksa Terkait Kasus Korupsi di Kemenakertrans, Ketua IMM DKI Jakarta Harap KPK Tidak Jadi Alat Politik

by Visioner Indonesia
September 3, 2023
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memeriksa mantan Menteri Tenaga Kerja periode 2009-2014 Muhaimin Iskandar terkait penyidikan dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi tenaga kerja Indonesia di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) tahun 2012.

Hal tersebut menjadi sorotan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM DKI Jakarta) di tengah ramainya nama Muhaimin Iskanda menjadi Calon Wakil Presiden dari Anies Baswedan.

Ketua Umum DPD IMM DKI Jakarta, Ari Aprian Harahap berharap KPK tidak menjadi alat politik untuk merusak citra pasangan peserta Pilpres 2024 yang akan datang.

“Kami tentunya berharap agar KPK tidak cawe-cawe menjadi alat politik untuk merusak citra dari pasangan yang akan berkompetisi di Pilpres 2024 ini,” kata Ari dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (3/9/2023).

Mahasiswa Magister UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai KPK perlu untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan menangani kasus secara transparan, obyektif, dan independen.

“Kasus ini tentunya saat ini menjadi sangat sensitif karena Gus Muhaimin merupakan cawapres yang potensial, sedangkan kasus ini sudah sangat lama terjadinya,” ujarnya.

“Nantinya akan timbul pertanyaan dari masyarakat kenapa kasus ini baru diungkit lagi sekarang, ketika Gus Muhaimin telah ditetapkan sebagai Cawapres dari Anies Baswedan,” tambahnya.

Ari menegaskan jangan sampai masyarakat beranggapan KPK saat ini telah menjadi alat politik untuk menjegal salah satu calon yang akan berkompetisi di Pilpres 2024.

“KPK jangan sampai blunder dan dianggap alat politik. Jika itu terjadi, masyarakat akan semakin tidak percaya dengan KPK dan hal ini juga berbahaya untuk kenyamanan pesta demokrasi 2024,” tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan dugaan rasuah pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) terjadi pada 2012.

Kasus itu diduga terjadi saat Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjabat sebagai menakertrans periode 2009-2014. Cak Imin menduduki posisi itu saat tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu II pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“(Kasus korupsi sistem proteksi TKI di Kemenakertrans) Itu tempusnya (waktu) tahun 2012,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur kepada wartawan, Jumat (1/9/2023).

Previous Post

HUT PAN ke-25; Caleg PAN Asal Kabupaten Bogor Santuni Anak Yatim

Next Post

HMI Cabang Lebak Buka Layanan Pengaduan Masyarakat yang Terdampak Kekeringan di Kabupaten Lebak

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved