Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

JALAK Minta KPK Tersangkakan Pejabat Poltracking Indonesia Terkait Suap Pembiayaan Poling Survey di Kabupaten Kapuas

by Visioner Indonesia
September 27, 2023
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
91
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Jaringan Lawan Koruptor (JALAK) menggelar aksi demonstrasi di gedung Merah Putih KPK RI, Kuningan, Jakarta. Para demonstran menyuarakan dugaan tindak pidana korupsi di Kab. Kapuas Kalimantan Tengah yang belum tuntas.

Salah satu yang menjadi tuntutan para demonstran adanya dugaan keterlibatan lembaga survey Poltracking Indonesia yang ikut kejibratan uang korupsi pembiayaan polling survey untuk kepala daerah dan legislatif.

Willyansyah selaku penanggung jawab aksi mengutarakan kekecewaannya terhadap KPK yang belum memberikan status tersangka kepada Erma Yusriani Dir. Keuangan PT. Poltracking Indonesia dan Anggraini Ayuningtyas Manager Keuangan PT. Poltracking Indonesia.

“Bagaimana mungkin KPK tidak berani memberikan status tersangka kepada Erma dan Anggraini. Kalau KPK kerjanya lambat, bagaimana masyarakat bisa percaya,” tutur Willy, Rabu (27/9/23).

Meski sempat kecewa terhadap kinerja KPK, Willyansyah beserta anggota JALAK lainnya tetap meyakini bahwa akan ada tersangka baru dalam korupsi di Kab. Kapuas.

“Saya yakin, tidak menunggu lama akan ada tersangka baru yang akan diumumkan oleh KPK. Apalagi kalau masyarakat terus mengawal kasus ini, pastinya KPK akan lebih semangat karena mendapat support moral dari bawah,” tambahnya.

Selain meminta kedua pejabat Poltracking Indonesia ditetapkan menjadi tersangka, JALAK juga meminta pemerintah mencopot ijin usaha Poltracking Indonesia yang dianggap sering mempublish data-data hoax.

“Kominfo dan Menkumham harus mecopot ijin usaha Poltracking Indonesia dan membekukan laman medianya. Kami curiga bahwa ada banyak data-data yang disajikan oleh Poltracking Indonesia yang tidak sesua dengan fakta lapangan sehingga menyebabkan gaduh dan perselisihan,” terang Willy

Willy menegaskan, jika dalam waktu satu minggu ini KPK belum memberikan status tersangka kepada Erma dan Anggraini, dirinya dan anggotanya akan kembali menggelar unjuk rasa.

“Kita tunggu masa kerja KPK ini selama tujuh hari kedepan, kalau dalam seminggu ini kedua petinggi Poltracking Indonesia tersebut belum dijadikan tersangka. Iya kita balik lagi kesini, sampai ada keputusan jelas dari KPK,” tegasnya.

Previous Post

Ratusan Aktivis Desak Mendagri Copot PJ Bupati Musi Banyuasin Apriyadi 

Next Post

Kejagung Diminta Usut Dugaan Korupsi Dana Pokir Ketua DPRD yang Juga Ketua DPD Nasdem Pagar Alam Jenni Shandiyah

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved