Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aktivis Harda Belly Pertanyakan Laporan Kejanggalan Penangkapan FR, Warga Ogan Ilir yang Tewas di Tangan Polisi

by Visioner Indonesia
Oktober 28, 2023
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
52
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Koordinator Aktivis Sumsel-Jakarta, Harda Belly, mempertanyakan proses hukum terkait meninggalnya FR, warga Ogan Ilir yang meninggal usai ditangkap anggota Polres Lampung Utara atas dugaan pencurian kambing.

Menurut Harda, laporan dugaan kejanggalan atas penangkapan FR sehingga mengakibatkan meninggal dunia sudah masuk ke Mabes Polri, dengan Istri FR langsung yang melaporkannya. Namun, menurutnya, sampai saat ini belum ada kepastian.

“Kami mempertanyakan dengan sangat penuh harapan, laporan yang sudah dimasukan Ibu Iriani (istri FR) sudah masuk ke Propam Mabes Polri. Tapi apa kelanjutan dari laporan itu. Ini laporan masyarakat yang jauh-jauh mau menjemput keadilan, tapi apa respon Polri?,” kata Harda dalam keterangannya, Jumat (27/10/2023).

Harda menegaskan bahwa hukum di Indonesia tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas, masyarakat yang menjemput keadilan harusnya diberikan perhatian oleh Polri, apalagi hal itu soal kematian suaminya.

“Masyarakat yang butuh keadilan atas kematian suaminya, harusnya segera mendapat tindakan lebih lanjut oleh Polri, karena laporannya juga sudah masuk. Jangan sampai hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Hal itu yang masyarakat kini rasakan,” tegas Harda.

Sebelumnya diberitakan bahwa Iriani, istri FR, warga Ogan Ilir (OI) yang meninggal dunia usai ditangkap tim Polres Lampung Utara atas kasus dugaan pencurian kambing, didampingi kuasa hukum dan beberapa aktivis Sumsel-Jakarta mendatangi Mabes Polri, Jl Trunojoyo No 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (3/2/2023).

Kedatangan mereka untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi terhadap suaminya sampai meninggal dunia kepada Propam Polri.

Iriani menyebut laporan yang diserahkannya untuk meminta keadilan untuk suaminya, karena dari awal penangkapan sudah banyak kejanggalan.

“Kepada bapak Kapolri, saya minta keadilan yang seadil-adilnya untuk menuntaskan kasus ini. Saya memohon kepada bapak Presiden Jokowi untuk membantu menyelesaikan kasus ini dengan seadil-adilnya,” katanya.

“Suami saya saat ditangkap tidak melakukan perlawanan dan dalam keadaan sehat namun setelah itu dikembalikan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya.

Previous Post

Temui Presiden Jokowi, KNPI SUMSEL Tekankan Kehadiran Negara dalam Menyambut Bonus Demografi

Next Post

Raih Penghargaan Walau Tanpa Dukungan Kwarcab Muratara Pada Agenda Tahunan Sidang Paripurna Daerah Tahun 2023

Related Posts

Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

April 26, 2026
Default

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

April 26, 2026
Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju

Kalender Ekonomi: Inflasi Meningkat, Pertumbuhan Melambat

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini Kompak Turun Rp16.000

TERPOPULER

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

Waspada Penawaran Haji Tanpa Antre Ilegal, Jangan Tergiur

Alasan Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi & Syifa Hadju

Kalender Ekonomi: Inflasi Meningkat, Pertumbuhan Melambat

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini Kompak Turun Rp16.000

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved