Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Demo Terkait Kasus Korupsi Jalur Kereta Api, JMPS-Jakarta Minta KPK Tetapkan Ridwan Bae Tersangka

by Visioner Indonesia
Januari 27, 2024
in Nasional
Reading Time: 3min read
0
SHARES
150
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto : Ridwan Bae

Jakarta,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Tenggara Jakarta (JMPS-Jakarta) mengelar aksi unjuk rasa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Jum’at, 26/1/2024.

Mereka menuntut agar anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dapil pemilihan Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial RB kembali dipanggil soal kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Ketua Umum Jaringan Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Tenggara Jakarta (JMPS-Jakarta), La Ode Iswar Anugrah mengatakan bahwa kehadiran mereka di KPK untuk meminta dan mendesak pimpinan KPK untuk segera memanggil dan menetapkan tersangka pada anggota DPR RI inisial RB. Karena diduga terlibat dalam kasus suap terkait proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api .

“Berdasarkan data-data yang kami miliki bahwa bapak RB diduga kuat terlibat dalam kasus suap pada pengadaan barang dan jasa di balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Bandung,” tuturnya di Jakarta, Jum’at, 26/1/2024.

Foto: Demo Mahasiswa Sultra di Halaman Gedung KPK RI

Mahasiswa Universitas Nasional ini menjelaskan dugaaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji dari Sdr. DRS, MH dan kawan kawan terkait pengadaan barang dan jasa di balai teknik Perkeretaapian kelas 1 Bandung. Bapak RB mengenal saudara Hartono Trimadi sbg Direktur Sarana dan prasarana Kemenhub RI. 

“Dalam kasus ini ada 10 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terdiri dari pemberi dan penerima suap. Mereka terbagi atas empat pemberi suap dan enam penerima suap. sebelumnya KPK RI sudah memanggil inisial RB Anggota DPR RI fraksi Golkar, Sdr inisial E (Kemakan RB) atas dugaan pengaturan Proyek tersebut,” ucapnya.

Iswar menjelaskan RB diduga meminta agar kontraktor tertentu dimenangkan pada proyek (ploting) di lingkungan Kemenhub khususnya DJKA yang tertuang dalam dokumen STPBB/1029/DIK.01.05/23/04/2023. Pada kegiatan tersebut anggota DPR RI inisial RB menerima Kompensasi melalui inisial E (keponakan)  berupa Uang, guna memuluskan proses pemenangan proyek. Hal tersebut dapat dilihat pada sprindik yang diterbitkan bulan April 2023.

“Saudara inisial E (Kemanakan RB) memiliki peran sebagai perpanjangan tangan dari RB untuk menerima kompensasi pada pengadaan barang dan jasa di balai Telnik perkeretaapian di kelas 1 Bandung,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam kasus tersebut ada 10 tersangkayaitu:

Tersangka Pemberi
1. Dion Renato Sugiarto selaku Direktur PT Istana Putra Agung;
2. Muchamad Hikmat selaku Direktur PT Dwifarita Fajarkharisma;
3. Yoseph Ibrahim selaku Direktur PT KA Manajemen Properti sampai Februari 2023; dan
4. Parjono selaku VP PT KA Manajemen Properti.

Tersangka Penerima


1. Harno Trimadi selaku Direktur Prasarana Perkeretaapian DJKA Kemenhub;
2. Bernard Hasibuan selaku PPK BTP Jabagteng;
3. Putu Sumarjaya selaku Kepala BTP Jabagteng;
4. Achmad Affandi selaku PPK BPKA Sulsel;
5. Fadliansyah selaku PPK Perawatan Prasarana Perkeretaapian; dan
6. Syntho Pirjani Hutabarat selaku PPK BTP Jabagbar.

Previous Post

Romadhon Caleg Gerindra Ajak Masyarakat Menangkan Capres dan Cawapres 02 Prabowo dan Gibran Pada Pilpres 2024

Next Post

Masyarakat Ramah Pemilu Mengajak Seluruh Warga Sukseskan Pemilu 2024 Dengan Pasang Spanduk

Related Posts

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026
TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten
Nasional

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

April 19, 2026
PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi
Ekonomi

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

April 19, 2026
Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

TERPOPULER

Layanan Digital Polri: Hadiah Inovasi Bagi Warga yang Merindukan Pelayanan Cepat dan Transparan

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Bahlil Mau Cegah Pertalite-Solar Jebol

Pertamax Tak Naik, Bahlil Buka Soal Kemungkinan Penyesuaian Harga

Pemerintah Kerek Harga Tabung Gas Nonsubsidi

Harga Emas Antam Naik Saat Emas Dunia Malah Turun

Gencatan Senjata AS-Iran Hampir Selesai, Mau Jual atau Beli Emas?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved