Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

JAN Nilai Ketergantungan Berlebihan Pada Batu Bara Bukan Solusi

by Visioner Indonesia
September 12, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
35
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pertambagan Batu-Bara

Jakarta— Ketua Jaringan Aktivis Nusantara, Romadhon Jasn, menegaskan bahwa meskipun batu bara telah menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia, ketergantungan berlebihan pada sumber daya ini tidak dapat menjadi solusi jangka panjang. Dalam acara Coaltrans Asia 2024 yang dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Romadhon menyampaikan bahwa Indonesia harus mulai mengurangi ketergantungan pada energi kotor seperti batu bara.

“Kita perlu berpikir jauh ke depan. Batu bara mungkin memberikan keuntungan ekonomi saat ini, tetapi solusi jangka panjang ada pada energi bersih,” ujar Romadhon Jasn Ketua Jaringan Aktivis Nusantara kepada awak media, Rabu, 11/9/2024.

Dalam acara tersebut, Menteri Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa sektor batu bara telah menyumbang signifikan pada pendapatan negara dan membantu menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5% dengan inflasi di bawah 3%. 

Namun, Romadhon menekankan pentingnya transisi energi bersih sebagai kunci untuk keberlanjutan masa depan.

Romadhon menegaskan komitmen pemerintah Indonesia terhadap target Net Zero Emission (NZE) pada 2060, namun ia mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempercepat transisi energi terbarukan. 

“Kita menghargai upaya pemerintah dalam menetapkan target NZE, tapi langkah-langkah untuk mencapainya harus lebih jelas dan tegas,” katanya. 

Jaringan Aktivis Nusantara mendukung percepatan pengembangan energi surya, angin, dan energi terbarukan lainnya, sambil memastikan masyarakat tidak tertinggal dalam proses transisi ini.

Romadhon juga meminta Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kebijakan hilirisasi batu bara yang diinisiasi oleh Mentri ESDM. Ia menilai kebijakan ini bersifat pragmatis dalam memenuhi kebutuhan energi jangka pendek, tetapi berisiko memperlambat transisi menuju energi bersih dan menghambat komitmen Indonesia terhadap NZE 2060. 

“Hilirisasi batu bara hanya solusi sementara. Presiden harus mengutamakan kebijakan yang mendorong energi bersih dan berkelanjutan,” tegasnya.

Selain itu, Romadhon memperingatkan potensi penyimpangan dalam proyek hilirisasi batu bara, termasuk risiko Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat dari pemerintah, khususnya Presiden Jokowi, untuk memastikan transparansi dalam proses tender dan pelaksanaan proyek. 

“Presiden Jokowi harus memastikan setiap proyek besar, terutama yang melibatkan sektor energi, diawasi dengan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan,” sambungnya.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, Romadhon juga mendesak pemerintah untuk lebih fokus pada investasi di sektor energi terbarukan. 

“Batu bara mungkin menyelamatkan kita hari ini, tetapi inovasi di sektor energi terbarukan yang akan menyelamatkan kita di masa depan,” tegasnya. 

Romadhon menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan energi bersih, dan Presiden Jokowi harus memimpin upaya tersebut dengan kebijakan yang mendukung investasi hijau.

Jaringan Aktivis Nusantara berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan energi nasional agar sejalan dengan upaya global dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan ekonomi.

Previous Post

Kamasta Minta KPK Segera Periksa Ali Mazi

Next Post

Demo DPP Golkar, Jatim Progress Minta Pecat Heru Tjahjono, Ini Kasusnya!

Related Posts

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026
Ekonomi

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

April 24, 2026
Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?
Ekonomi

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

April 24, 2026
BP BUMN kawal pertumbuhan ekonomi yang fundamental dan inklusif
BUMN

BP BUMN kawal pertumbuhan ekonomi yang fundamental dan inklusif

April 24, 2026
Reformasi Ekonomi Dorong Minat Investor Global ke Indonesia
Ekonomi

Reformasi Ekonomi Dorong Minat Investor Global ke Indonesia

April 23, 2026
BPK Nilai Ditjen Pajak Belum Optimal Lakukan Pengawasan Pajak
Ekonomi

BPK Nilai Ditjen Pajak Belum Optimal Lakukan Pengawasan Pajak

April 23, 2026
BPK Nilai Promosi Program Wisata oleh Kemenpar Bermasalah
Ekonomi

BPK Nilai Promosi Program Wisata oleh Kemenpar Bermasalah

April 23, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

TERPOPULER

Pondasi Sistem Logistik Nasional: Refleksi Pengabdian dan Estetika Konstitusi

Oknum Anggota DPRD Sultra Diduga Gelapkan Pajak Melalui Yayasan/Kampus

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Wongsorejo Tegaskan Konsolidasi dan Penguatan Basis Dukungan

Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Rogojampi Perkuat Konsolidasi dan Soliditas Kader

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved