Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

PLN Pilih Kurangi Batu Bara Tanpa Pensiun PLTU: EBT Harus Dipercepat

by Visioner Indonesia
Mei 15, 2025
in BUMN
Reading Time: 2min read
0
SHARES
32
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto. Antaranews: Direksi PLN

Jakarta, Visioner – PLN memutuskan tidak mempensiunkan dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara dalam 10 tahun mendatang, melainkan mengurangi konsumsi batu bara melalui integrasi Energi Baru Terbarukan (EBT). Diumumkan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo pada 14 Mei 2025, strategi “coal phase-down” ini diklaim akan “menjahit” EBT untuk menekan emisi karbon. Namun, tanpa kejelasan teknis dan percepatan EBT, kebijakan ini berisiko melemahkan target netral karbon 2060, terutama dengan PLTU menyumbang 150 juta ton CO2 per tahun.

Direktur Gagas Nusantara, Romadhon Jasn, mempertanyakan kesesuaian kebijakan ini dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, yang menargetkan pensiun 1,1 GW PLTU pada 2025. Ia mengapresiasi upaya PLN memanfaatkan EBT, namun menilai penundaan pensiun PLTU kontradiktif dengan komitmen Presiden Prabowo di G20 2024 untuk mempensiunkan PLTU dalam 15 tahun. “PLN harus jelaskan alasan menyimpang dari RUPTL,” katanya, Kamis (15/5/2025)

Pengamat energi dari Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menyoroti lambatnya pertumbuhan EBT di Indonesia, yang baru mencapai 12,5 GW pada 2024. Ia memperingatkan bahwa tanpa investasi besar, strategi “coal phase-down” tak akan cukup menekan emisi dari PLTU, yang menyumbang 60 persen kapasitas listrik nasional. “EBT harus dipercepat, bukan sekadar pelengkap,” katanya.

Romadhon menilai strategi PLN kurang transparan, terutama soal teknis integrasi EBT. Ia meminta PLN merinci apakah ini melibatkan co-firing biomassa atau penggantian PLTU, serta menetapkan target pengurangan emisi yang terukur. “Tanpa kejelasan bisa membuat publik kecewa,” katanya.

Gagas Nusantara mendesak PLN memprioritaskan pensiun dini PLTU tua yang tidak efisien, seperti yang direkomendasikan Carbon Tracker, mengingat biaya EBT diproyeksikan lebih murah pada 2027. Romadhon menyoroti dampak polusi PLTU, yang menyebabkan ribuan kematian dini per tahun menurut Greenpeace. “Kesehatan rakyat tak bisa ditunda,” katanya.

Laporan BloombergNEF mencatat investasi EBT Indonesia hanya USD1,5 miliar pada 2024, jauh tertinggal dari China. Romadhon menilai hambatan kontrak jangka panjang dengan pemasok batu bara memperumit transisi. Ia mengusulkan insentif seperti tarif feed-in untuk EBT dan pendanaan APBN. “PLN butuh keberanian lepas ketergantungan batu bara,” katanya.

Pengamat ekonomi energi dari Universitas Indonesia, Fahmy Radhi, memperingatkan bahwa kebijakan ini dapat merusak kredibilitas Indonesia di forum global. Ia mendorong sinkronisasi dengan janji Prabowo untuk pensiun PLTU dalam 15 tahun demi menjaga kepercayaan investor EBT. “Komitmen global harus konsisten,” katanya.

Romadhon menekankan perlunya PLN berkolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk mempercepat transisi energi. Ia mengusulkan studi dampak kesehatan PLTU dan peta jalan pensiun PLTU yang jelas untuk mendukung target 23 GW EBT pada 2025. “Transisi energi harus terukur dan inklusif,” katanya.

Gagas Nusantara menegaskan komitmen mendorong energi bersih yang transparan. Romadhon meminta PLN mempublikasikan progres “coal phase-down” dan melibatkan publik dalam evaluasi kebijakan. “Reformasi energi harus mulai sekarang demi masa depan berkelanjutan,” katanya.

Previous Post

Langkah Hijau untuk Indonesia Maju, Sinergi EBT Dapat Dukungan Publik

Next Post

Sosialisasi Empat Pilar di SMAN 18 Kota Bekasi Hadirkan Jihan Fahira

Related Posts

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon
BUMN

PLN Nusantara Power Jajaki Teknologi CCUS untuk Tekan Emisi Karbon

April 11, 2026
Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu
BUMN

Harga Emas Antam Menguat Tipis pada Perdagangan Sabtu

April 11, 2026
Menakar Langkah Achmad Muchtasyar di Tengah ‘Sengatan’ Moody’s dan Kritik BPK terhadap Pelindo
BUMN

Menakar Langkah Achmad Muchtasyar di Tengah ‘Sengatan’ Moody’s dan Kritik BPK terhadap Pelindo

April 11, 2026
Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut
BUMN

Pertamina dukung distribusi energi di 3T lewat armada logistik laut

April 6, 2026
KAEF Catat Rugi Rp334,9 Miliar, Rasio Utang Berbunga Melebar
BUMN

KAEF Catat Rugi Rp334,9 Miliar, Rasio Utang Berbunga Melebar

April 6, 2026
Harga Emas Antam Melemah, Buyback Lebih Parah
BUMN

Harga Emas Antam Melemah, Buyback Lebih Parah

April 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved