Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Rakyat Tak Butuh “Menko Boros” di Tengah Krisis

by Visioner Indonesia
Juli 9, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Di tengah tekanan ekonomi yang semakin nyata—dari naiknya harga pangan, tingginya pengangguran tersembunyi, hingga menurunnya daya beli masyarakat—Forum Rakyat dan Mahasiswa untuk Reformasi Keuangan (FORMASI Keuangan) menyoroti dengan keras pengajuan tambahan anggaran oleh enam Kementerian Koordinator dalam Kabinet Prabowo Subianto.

Tambahan anggaran yang diajukan mencapai ratusan miliar rupiah. Ironisnya, pengajuan tersebut datang dari lembaga-lembaga non-teknis yang fungsinya lebih bersifat koordinatif, bukan operasional langsung ke masyarakat. “Di saat negara dituntut berhemat, elit pemerintahan justru meminta tambahan dana untuk fungsi yang tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik,” ujar pernyataan tertulis FORMASI Keuangan, Rabu, 9 Juli 2025.

Usulan tambahan tersebut disebut lebih banyak ditujukan untuk belanja dukungan manajemen, pengembangan command center, hingga sistem kecerdasan buatan. FORMASI Keuangan menilai langkah itu menunjukkan lemahnya sensitivitas fiskal para Menko di tengah krisis ekonomi yang dialami rakyat.

Padahal, tugas pokok kementerian koordinator hanyalah melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian terhadap kementerian teknis. “Di era digital, koordinasi dapat dilakukan secara virtual dan hemat biaya. Jika anggaran sistem digital tidak diaudit secara rinci, justru bisa membuka ruang pemborosan dan pengulangan fungsi,” tulis FORMASI Keuangan.

Salah satu yang disoroti adalah permintaan tambahan anggaran dari Menko Polhukam sebesar Rp602 miliar untuk pembangunan command center, dan Menko PMK sebesar Rp207 miliar untuk dukungan program stunting dan AI. Menurut FORMASI Keuangan, pos-pos ini tidak sepenuhnya mendesak, terutama ketika negara masih menghadapi kebutuhan mendasar seperti layanan pendidikan, kesehatan, dan pangan.

“Permintaan tambahan anggaran seperti ini tidak hanya tidak sensitif, tapi juga tidak masuk akal,” tegas mereka.

FORMASI Keuangan menilai usulan ini bertentangan dengan semangat reformasi keuangan yang mengedepankan efisiensi, akuntabilitas, dan keadilan sosial. Mereka mengingatkan, jika menteri-menteri koordinator justru memperbesar belanja birokrasi, maka pesan penghematan anggaran menjadi kehilangan makna.

“Jika DPR, khususnya Badan Anggaran, meloloskan usulan ini tanpa koreksi, maka bukan tidak mungkin akan muncul gelombang ketidakpuasan rakyat terhadap arah belanja negara yang makin jauh dari kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Untuk itu, FORMASI Keuangan menyatakan empat sikap tegas:
1. Menolak secara tegas usulan tambahan anggaran yang diajukan enam Kementerian Koordinator tersebut, karena tidak mencerminkan efisiensi dan keadilan dalam pengelolaan keuangan negara.
2. Mendesak Badan Anggaran DPR RI untuk tidak menyetujui permintaan tambahan anggaran tersebut, dan meminta agar seluruh usulan belanja dari Kementerian Koordinator diaudit secara ketat oleh BPK dan Kementerian Keuangan.
3. Mendorong Presiden dan Menteri Keuangan untuk menertibkan arah belanja birokrasi tingkat tinggi, serta mengedepankan pemanfaatan teknologi digital yang sudah tersedia untuk mendukung fungsi koordinasi secara efisien dan transparan.
4. Mengingatkan seluruh elite pemerintahan bahwa APBN adalah milik rakyat, bukan dompet pribadi birokrasi. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat yang memikul beban.

Previous Post

Gagas Nusantara: Geothermal Harus Jadi Pilar Transisi Energi, Bukan Sekadar Alternatif

Next Post

KMI Apresiasi Danantara: Langkah Positif dalam Reformasi Ekonomi BUMN

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved