Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Rakyat Tak Butuh “Menko Boros” di Tengah Krisis

by Visioner Indonesia
Juli 9, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 2min read

Jakarta – Di tengah tekanan ekonomi yang semakin nyata—dari naiknya harga pangan, tingginya pengangguran tersembunyi, hingga menurunnya daya beli masyarakat—Forum Rakyat dan Mahasiswa untuk Reformasi Keuangan (FORMASI Keuangan) menyoroti dengan keras pengajuan tambahan anggaran oleh enam Kementerian Koordinator dalam Kabinet Prabowo Subianto.

Tambahan anggaran yang diajukan mencapai ratusan miliar rupiah. Ironisnya, pengajuan tersebut datang dari lembaga-lembaga non-teknis yang fungsinya lebih bersifat koordinatif, bukan operasional langsung ke masyarakat. “Di saat negara dituntut berhemat, elit pemerintahan justru meminta tambahan dana untuk fungsi yang tidak bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik,” ujar pernyataan tertulis FORMASI Keuangan, Rabu, 9 Juli 2025.

Usulan tambahan tersebut disebut lebih banyak ditujukan untuk belanja dukungan manajemen, pengembangan command center, hingga sistem kecerdasan buatan. FORMASI Keuangan menilai langkah itu menunjukkan lemahnya sensitivitas fiskal para Menko di tengah krisis ekonomi yang dialami rakyat.

Padahal, tugas pokok kementerian koordinator hanyalah melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian terhadap kementerian teknis. “Di era digital, koordinasi dapat dilakukan secara virtual dan hemat biaya. Jika anggaran sistem digital tidak diaudit secara rinci, justru bisa membuka ruang pemborosan dan pengulangan fungsi,” tulis FORMASI Keuangan.

Salah satu yang disoroti adalah permintaan tambahan anggaran dari Menko Polhukam sebesar Rp602 miliar untuk pembangunan command center, dan Menko PMK sebesar Rp207 miliar untuk dukungan program stunting dan AI. Menurut FORMASI Keuangan, pos-pos ini tidak sepenuhnya mendesak, terutama ketika negara masih menghadapi kebutuhan mendasar seperti layanan pendidikan, kesehatan, dan pangan.

“Permintaan tambahan anggaran seperti ini tidak hanya tidak sensitif, tapi juga tidak masuk akal,” tegas mereka.

FORMASI Keuangan menilai usulan ini bertentangan dengan semangat reformasi keuangan yang mengedepankan efisiensi, akuntabilitas, dan keadilan sosial. Mereka mengingatkan, jika menteri-menteri koordinator justru memperbesar belanja birokrasi, maka pesan penghematan anggaran menjadi kehilangan makna.

“Jika DPR, khususnya Badan Anggaran, meloloskan usulan ini tanpa koreksi, maka bukan tidak mungkin akan muncul gelombang ketidakpuasan rakyat terhadap arah belanja negara yang makin jauh dari kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Untuk itu, FORMASI Keuangan menyatakan empat sikap tegas:
1. Menolak secara tegas usulan tambahan anggaran yang diajukan enam Kementerian Koordinator tersebut, karena tidak mencerminkan efisiensi dan keadilan dalam pengelolaan keuangan negara.
2. Mendesak Badan Anggaran DPR RI untuk tidak menyetujui permintaan tambahan anggaran tersebut, dan meminta agar seluruh usulan belanja dari Kementerian Koordinator diaudit secara ketat oleh BPK dan Kementerian Keuangan.
3. Mendorong Presiden dan Menteri Keuangan untuk menertibkan arah belanja birokrasi tingkat tinggi, serta mengedepankan pemanfaatan teknologi digital yang sudah tersedia untuk mendukung fungsi koordinasi secara efisien dan transparan.
4. Mengingatkan seluruh elite pemerintahan bahwa APBN adalah milik rakyat, bukan dompet pribadi birokrasi. Setiap rupiah yang dibelanjakan harus bisa dipertanggungjawabkan kepada rakyat yang memikul beban.

Previous Post

Gagas Nusantara: Geothermal Harus Jadi Pilar Transisi Energi, Bukan Sekadar Alternatif

Next Post

KMI Apresiasi Danantara: Langkah Positif dalam Reformasi Ekonomi BUMN

Related Posts

Transformasi Subsidi BBM: Saatnya Beralih dari Subsidi Harga ke Bantuan Langsung Tunai?
BUMN

Transformasi Subsidi BBM: Saatnya Beralih dari Subsidi Harga ke Bantuan Langsung Tunai?

Agustus 22, 2026
Restoran hingga UMKM Untung Banyak Berkat Jargas PGN
BUMN

Restoran hingga UMKM Untung Banyak Berkat Jargas PGN

Agustus 22, 2026
Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat
Ekonomi

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

Agustus 21, 2026
Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting
BUMN

Nasib Saham BUMN yang Merugi: Suspensi & Ancaman Delisting

Agustus 21, 2026
Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi
BUMN

Daftar BUMN Rugi Bertahun-tahun: WIKA Paling Terpuruk, Danantara Frustasi

Agustus 21, 2026
Purbaya Siapkan Rp5 Triliun untuk Penanganan Gempa NTT
Ekonomi

Purbaya Siapkan Rp5 Triliun untuk Penanganan Gempa NTT

Agustus 17, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Transformasi Subsidi BBM: Saatnya Beralih dari Subsidi Harga ke Bantuan Langsung Tunai?

Kuasa Hukum Yaqut: Kuota Haji Hak Saudi, Bukan Keputusan RI

Dendam Dibully Guru, Kakak Beradik di Gunungkidul Bakar Sekolah

Ruben Onsu Buka-bukaan: Rugi Rp100 Miliar Akibat Ditipu Karyawan!

Forum Ulama Tolak Suap dan ‘Serangan Fajar’ di Muktamar NU, 550 Kiai Hadir

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed, Rektor Beri Akses Loloskan Mahasiswa

TERPOPULER

Transformasi Subsidi BBM: Saatnya Beralih dari Subsidi Harga ke Bantuan Langsung Tunai?

Kuasa Hukum Yaqut: Kuota Haji Hak Saudi, Bukan Keputusan RI

Dendam Dibully Guru, Kakak Beradik di Gunungkidul Bakar Sekolah

Ruben Onsu Buka-bukaan: Rugi Rp100 Miliar Akibat Ditipu Karyawan!

Forum Ulama Tolak Suap dan ‘Serangan Fajar’ di Muktamar NU, 550 Kiai Hadir

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed, Rektor Beri Akses Loloskan Mahasiswa

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved