Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kelas Migran di SMK/SMA, Langkah Strategis yang Harus Dikawal hingga Tuntas

by Visioner Indonesia
Agustus 9, 2025
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta —Langkah Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mendorong sekolah menengah kejuruan (SMK) dan sekolah menengah atas (SMA) membuka “kelas migran” dinilai sebagai terobosan strategis untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil sejak dini. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan keterampilan, bahasa, dan pengetahuan hukum bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI) sebelum mereka berangkat ke luar negeri.

Karding menyebutkan, konsep ini akan mengintegrasikan materi keterampilan kerja, pelatihan bahasa, dan pengetahuan hukum migrasi dalam kurikulum khusus, bekerja sama dengan dunia industri dan lembaga pelatihan profesional. Ia menegaskan bahwa tujuan utama adalah memastikan calon PMI memiliki kesiapan maksimal sebelum memasuki pasar kerja global. “Kami ingin anak-anak ini siap bukan hanya bekerja, tapi juga memahami hak, kewajiban, dan jalur legalnya,” kata Karding di Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Program ini mendapat sambutan positif dari sejumlah kalangan, termasuk organisasi pemerhati PMI, karena menekankan pembekalan sebelum keberangkatan. Mereka menilai, selama ini banyak PMI yang berangkat dengan persiapan minim, terutama dalam hal bahasa dan perlindungan hukum. “Jika ini konsisten dijalankan, akan menutup celah kerentanan PMI di negara tujuan,” ujar Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Romadhon Jasn, Sabtu, (9/8)

Namun, pengawalan ketat tetap diperlukan, mengingat program serupa di masa lalu kerap terhenti di tengah jalan akibat minimnya koordinasi lintas kementerian dan keterbatasan anggaran.

JAN menekankan pentingnya perencanaan matang, pendanaan berkelanjutan, dan keterlibatan daerah dalam eksekusi. “Tanpa dukungan penuh dari daerah dan pengawasan ketat, kebijakan ini bisa berhenti sebagai slogan,” tegasnya.

Selain itu, integrasi dengan program pendidikan vokasi nasional perlu dipastikan agar tidak terjadi tumpang tindih. Pihak sekolah juga memerlukan dukungan pelatihan guru, fasilitas praktik, dan akses ke industri yang relevan. “Tidak cukup hanya kurikulum, perlu ekosistem pendukung yang nyata,” tambah Romadhon.

Karding menyatakan kesiapannya menggandeng Kementerian Pendidikan, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk memastikan kelancaran implementasi. Ia optimistis kelas migran dapat menjadi model pembekalan PMI yang komprehensif. “Kami akan kawal ini sampai jadi praktik terbaik nasional,” ucapnya.

Publik diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengawal agar kebijakan ini berjalan sesuai tujuan. Kolaborasi pengawasan dari masyarakat sipil, media, dan lembaga pendidikan dinilai akan memperkuat transparansi serta memastikan manfaat program dirasakan langsung oleh calon PMI, “Pengawasan publik adalah kunci keberlanjutan program ini,” kata Romadhon.

Dengan pendekatan yang tepat dan pelaksanaan yang disiplin, kelas migran di SMK/SMA berpotensi menjadi fondasi baru perlindungan PMI dari hulu. Namun, semua pihak sepakat bahwa keberhasilan program ini bergantung pada konsistensi, kolaborasi, dan keberanian untuk melakukan evaluasi berkelanjutan. “Keberhasilan akan diukur dari berkurangnya masalah PMI di luar negeri, bukan dari jumlah seremoni peluncuran,” tutup Romadhon.

Tags: JANKardingromadhon jasn
Previous Post

BPS jangan bahayakan Ekonomi dengan data yang Unreliable

Next Post

JAMMA Apresiasi Patung Fatmawati: Jakarta Global, Sejarah Tetap Terjaga

Related Posts

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital
Nasional

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

Juli 4, 2026
Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing
Nasional

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Juli 4, 2026
Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas
Nasional

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas

Juni 6, 2026
“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved