Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

by Visioner Indonesia
April 24, 2026
in Kesehatan, Lifestyle
Reading Time: 2min read
Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, menyoroti masih adanya lebih dari satu juta anak di Indonesia yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Ia menegaskan pentingnya penyebaran informasi yang benar agar masyarakat tidak ragu terhadap vaksinasi.

“Jadi informasi tentang imunisasi menjadi hal yang penting, karena vaksinnya sudah ada, tenaga yang menyuntik sudah ada, fasilitas tempatnya juga sudah tersedia dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Dante di Gedung Kemenkes, Jakarta, Kamis (23/4).

Ia menjelaskan, layanan imunisasi kini tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga telah menjangkau puskesmas hingga posyandu di tingkat RW. Dengan demikian, akses masyarakat terhadap imunisasi dinilai sudah sangat mudah.

“Dulu imunisasi di rumah sakit, kemudian diturunkan ke puskesmas, sekarang bisa dilakukan di posyandu. Jadi sebenarnya tidak ada lagi hambatan akses bagi masyarakat untuk imunisasi,” lanjutnya.

Meski demikian, Dante mengakui masih adanya lebih dari satu juta anak yang belum mendapatkan imunisasi. Ia menilai hal ini dipengaruhi oleh persepsi keliru di masyarakat.

“Tapi memang masih ada satu juta lebih anak yang tidak diimunisasi. Di beberapa kantong masyarakat masih menganggap imunisasi itu tabu, berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan atau kecacatan pada anak,” kata Dante.

Ia pun meminta peran media untuk meluruskan informasi tersebut. Menurutnya, seluruh vaksin yang digunakan telah melalui uji klinis yang ketat.

“Semua imunisasi yang diberikan sudah melalui serangkaian uji klinik yang melihat efektivitas, efikasi, dan efek samping. Kalau itu sudah lulus dalam kajiannya, artinya aman digunakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Imunisasi IDAI, Hartono Gunardi, menyebut cakupan imunisasi menurun sejak pandemi COVID-19, yang turut memicu keraguan masyarakat terhadap vaksin.

“Kita tahu bahwa cakupan imunisasi menurun sejak pandemi COVID-19, dan di samping itu ada keraguan vaksin di masyarakat, apakah vaksin ini aman dan apakah penyakitnya cukup berbahaya atau tidak,” ujar Hartono.

Ia menegaskan bahwa campak bukan penyakit ringan. “Campak itu bukan sekadar demam dengan bercak merah biasa, tapi bisa menyebabkan komplikasi. Satu dari 20 anak yang menderita campak bisa mengalami radang paru-paru,” jelasnya.

Selain itu, Hartono juga menyoroti pentingnya dukungan gizi dan daya tahan tubuh anak. “Kementerian Kesehatan memberikan vitamin A pada bulan Februari dan Agustus untuk mencegah menurunnya daya tahan tubuh. Sebagian anak juga mengalami gangguan kekebalan karena infeksi penyakit seperti HIV dan penyakit lainnya,” paparnya.

Ia menekankan bahwa imunisasi merupakan langkah paling aman untuk mencegah penyakit menular. “Imunisasi merupakan salah satu upaya yang paling aman untuk mencegah penyakit infeksi yang dapat dicegah imunisasi. Bukan hanya melindungi dirinya, tapi juga melindungi anggota keluarga lain seperti orang tua, lansia, hingga teman-teman di komunitas,” lanjutnya.

“Kalau banyak yang diimunisasi, maka akan timbul kekebalan komunitas, dan ini akan menurunkan risiko penularan penyakit,” tutup Hartono.

Previous Post

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Related Posts

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau
Daerah

Macet Pengaruhi Kenyamanan Wisata Bali, ‘Water Taxi’ Ditekankan Terjangkau

April 11, 2026
Prabowo Minta Maaf ke PB IPSI: Pencak Silat Belum Masuk Olimpiade
Lifestyle

Prabowo Minta Maaf ke PB IPSI: Pencak Silat Belum Masuk Olimpiade

April 11, 2026
Lifestyle

Dasco Ajak Publik Jaga Kesantunan Digital, Persatuan Bangsa di Atas Segalanya

Maret 7, 2026
Lifestyle

Ramai Masyarakat Ikut Program Mudik Gratis Lebaran

Februari 27, 2026
Kesehatan

Potret Pelayanan BPJS Kesehatan di Tengah Kabar Penyesuaian Iuran

Februari 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved