Jakarta, 10 September 2026 – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Rabu (9/9/2026) malam, diwarnai absennya sejumlah ketua umum partai politik. Meskipun Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir, beberapa ketum parpol memilih mengirimkan perwakilan .
Daftar Ketum Parpol yang Berhalangan Hadir
Beberapa ketua umum partai politik yang tidak hadir secara langsung dalam acara tersebut antara lain:
- Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, diwakili oleh Sulaiman Hamzah
- Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, diwakili oleh Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid
- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), diwakili oleh Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid
- Partai Solidaritas Indonesia (PSI), diwakili oleh Wakil Dewan Pembina Grace Natalie
- Partai Perindo, diwakili oleh Sekretaris Jenderal Ferry Kurnia Rizkiyansyah
- Partai Garuda, diwakili oleh Sekretaris Jenderal Ihsan Jauhari
- Ketua Umum PDIP, tidak hadir dan diwakili oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani
Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia juga tidak terlihat hadir. Zulhas diwakili oleh Sekjen PAN Eko Patrio, sedangkan Bahlil diwakili oleh Waketum Golkar Meutya Hafid .
Para Tokoh yang Hadir
Meskipun beberapa ketum parpol berhalangan, sejumlah elite partai tetap hadir memberikan dukungan. Tampak hadir dalam acara tersebut:
· Sekjen Partai Gerindra sekaligus Menlu, Sugiono
· Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani
· Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono
· Waketum PKB, Jazilul Fawaid
· Sekjen PKS, M Kholid
· Ketum Partai Gelora, Anis Matta
· Ketua MPR RI, Ahmad Muzani
· Ketua DPD RI, Sultan B Najamuddin
· Gubernur Jakarta, Pramono Anung
Prabowo Apresiasi Pidato AHY
Di hadapan para tamu undangan, Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap pidato politik AHY yang sebelumnya sempat menimbulkan beragam tafsir. Prabowo menilai pidato tersebut disampaikan secara tegas, sistematis, dan mencerminkan kematangan berdemokrasi .
“Pidato Beliau sistematis, pidato Beliau tegas. Memang beberapa hari lalu ada kalangan menilai pidato kemarin itu katanya adalah kritik tajam. Tapi memang bangsa yang besar, yang sudah memilih jalan demokrasi, harus berterima kasih atas kritik dan koreksi,” ujar Prabowo .
AHY dalam kesempatan tersebut menegaskan kembali posisi Partai Demokrat yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menyatakan bahwa pidato sebelumnya murni bertujuan untuk menyemangati kader dan meneguhkan nilai-nilai perjuangan partai .
“Posisi Demokrat jelas. Kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada hal lain, selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini,” tegas AHY .
















