Jakarta, 25 Agustus 2026 – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, resmi menduduki peringkat pertama dunia dalam rilis BWF Ranking terbaru, Selasa (25/8/2026). Ini menjadi pencapaian bersejarah bagi bulutangkis Indonesia setelah sekian lama.
Jonatan berhasil menembus puncak klasemen setelah mengoleksi total 101.108 poin, melampaui pebulutangkis asal China, Li Shi Feng, yang berada di posisi kedua dengan 100.706 poin . Keberhasilan ini menjadikan Jonatan sebagai pebulutangkis tunggal putra Indonesia pertama yang menjadi nomor satu dunia sejak Susi Susanti di sektor tunggal putri pada 1990-an, dan kali terakhir sektor tunggal putra diduduki oleh Alan Budikusuma .
Perjalanan Jonatan ke Puncak
Jonatan memulai kariernya dengan sejumlah pencapaian gemilang. Ia pernah meraih medali emas SEA Games 2019 dan 2023, medali emas Kejuaraan Beregu Asia 2020 dan 2024, medali perunggu Asian Games 2022, serta menjadi bagian dari tim Indonesia yang meraih Piala Thomas 2020 dan 2024 . Perjalanannya menuju puncak dunia tidaklah mudah. Ia harus bersaing dengan atlet-atlet dunia lainnya yang juga memiliki kualitas tinggi.
Penampilan konsisten Jonatan dalam berbagai turnamen BWF menjadi kunci utama keberhasilannya. Ia menunjukkan performa impresif dengan mampu meraih gelar juara di sejumlah turnamen dan secara konsisten melaju ke babak-babak final serta semifinal, yang memungkinkannya mengumpulkan poin secara signifikan .
Respons Jonatan dan Publik
Pelatih tunggal putra Indonesia, Irwansyah, memberikan apresiasi terhadap pencapaian ini. “Ini hasil dari kerja keras dan kerja sama tim yang solid. Jojo bekerja keras dan selalu konsisten dalam performanya. Kami semua bangga dengan pencapaiannya,” katanya .
Sementara itu, Jonatan Christie sendiri mengaku bersyukur dan merasa ini adalah hasil kerja keras panjang. Ia juga menyebutkan bahwa ini adalah motivasi besar untuk tetap menjaga performanya dan bersaing di level tertinggi .
Keberhasilan ini disambut suka cita oleh seluruh pecinta bulutangkis di Indonesia. Pencapaian ini menjadi harapan baru dan semangat bagi regenerasi atlet bulutangkis Tanah Air untuk terus berprestasi di kancah internasional.




